Menanti Pergerakan Mitsubishi Xpander, Lawan Terberat Avanza Sejauh Ini

Berita Otomotif

Menanti Pergerakan Mitsubishi Xpander, Lawan Terberat Avanza Sejauh Ini

JAKARTA – Mitsubishi Xpander menjadi satu-satunya mobil yang tercatat mampu bersaing ketat dengan Toyota Avanza hampir sepanjang tahun.

Belasan tahun sejak muncul dan menciptakan segmen low multi purpose vehicle (LMPV) pada 2004, Avanza bisa dikatakan melenggang seorang diri jika menilik data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Sebenarnya ada sang ‘saudara kembar’, Daihatsu Xenia, tapi model yang memang dikembangkan bersama oleh kedua pabrikan ini selalu setia berada di belakang Avanza.

Satu-persatu lawan baru memang bermunculan seperti Nissan Grand Livina (2007), Suzuki Ertiga (2012), Chevrolet Spin (2013), Mazda VX-1 (2013) dah Honda Mobilio (2014). Ada di antaranya yang terlihat menjanjikan dan bahkan sempat menyalip di awal, tapi itu hanya terjadi dalam waktu beberapa bulan sebelum akhirnya Avanza kembali menjauh dan nyaman di takhta. Ada yang malah mengibarkan bendera putih dan hilang dari pasar.

Kemudian, lahirlah Xpander pada Agustus 2017. Respons pasar untuknya jauh melebihi perkiraan siapa pun, bahkan termasuk Mitsubishi sendiri.

Berdasarkan catatan Mobil123.com, pemesanan pada akhir 2017 sudah mencapai 50 ribu unit, padahal target awal saat baru meluncur hanya 5.000 unit per bulan. Dengan kondisi pabrik Cikarang, Bekasi yang belum maksimal karena baru selesai dibangun dan baru beroperasi pada April 2017, inden mengular hingga sekitar setengah tahun. Wholesales Xpander di tahun itu mencapai 13.070 unit.

Kapasitas produksi Xpander terus ditingkatkan oleh Mitsubishi hingga menjadi 115 ribu unit per tahun pada 2018. Xpander memakan mayoritas kapasitas produksi total pabrik yang berjumlah 160 ribu unit.

Xpander pun menjadi mobil terlaris di segmennya serta di pasar otomotif nasional sejak bulan pertama tahun lalu. Status ini dipegang selama sembilan bulan, sebelum Avanza kembali menyalip mulai bulan kesepuluh. Berdasarkan penelusuran di data Gaikindo, belum ada yang bisa bertahan selama itu melawan Avanza.

Posisi sementara pada Januari – November, Xpander terjual 71.219 unit. Avanza, di sisi lain, 75.493 unit. Status keduanya hingga Desember masih harus menunggu data terakhir Gaikindo mengenai 2018 dirilis.

Kapasitas produksi Xpander belum berhenti ditambah karena permintaan domestik dan pasar luar negeri, karena model ini mulai diekspor pada April 2018. Pada 2019, kapasitas produksi khusus bagi Xpander mencapai 150 ribu unit per tahun dengan menghentikan sementara produksi lokal Pajero Sport.

Pada 2020, kapasitasnya menjadi 160 ribu unit. Adapun kapasitas produksi total pabrik ditambah menjadi 220 ribu unit melalui investasi tambahan.

Pada 15 Januari nanti, Avanza sendiri akan meluncurkan versi facelift. Sedangkan, Xpander, sebagai pesaing terbesarnya sejauh ini, menyasar pasar fleet demi mempertahankan penjualan.

Dengan pembaruan tersebut, menarik menantikan seluruh ‘jurus’ keduanya serta hasil akhir pertarungan di tahun bershio Babi Tanah ini. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support