Mitsubishi Pajero Sport Sementara Akan Setop Diproduksi Lokal Demi Xpander

Berita Otomotif

Mitsubishi Pajero Sport Sementara Akan Setop Diproduksi Lokal Demi Xpander

JAKARTA – Mitsubishi Pajero Sport akan beralih status dari produk rakitan lokal menjadi mobil impor untuk sementara demi mendorong produksi dan suplai Xpander untuk pasar ekspor, menurut Kementerian Perindustrian.

Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian mengungkapkan Osamu Masuko selaku Chief Executive Officer Mitsubishi Motors Corporation (MMC) pada Oktober kemarin datang ke Indonesia. Saat itu, Masuko antara lain meminta izin mengalihkan status Pajero Sport dari rakitan lokal (Completely Knock-Down/CKD) menjadi impor unit utuh (Completely Built-Up/CBU) untuk sementara.

Sebagai informasi, Pajero Sport dirakit di pabrik baru Mitsubishi di Cikarang, Bekasi mulai April 2017 setelah sebelumnya diimpor CBU dari Thailand. Xpander menyusul diproduksi beberapa bulan berselang.

Kapasitas produksi yang awalnya untuk Pajero Sport kini ingin dialihkan dulu untuk Xpander. Pasalnya, permintaan Xpander di pasar ekspor melebihi ekspektasi, seperti juga permintaannya di pasar domestik.

Kebijakan impor CBU Pajero Sport sendiri rencananya tidak berlangsung lama. Pabrikan berlambang tiga berlian itu hanya akan melakukannya sekitar setahun sampai ekspansi kapasitas produksi pada 2020 dilakukan.

“Saat (kapasitas produksi) masih belum memenuhi sementara konsumen-konsumen terus pesan maka diimpor dulu Pajero Sport,” ucap Putu menjelaskan ketika diwawancarai pada Selasa (27/11/2018) di Jakarta.

Xpander saat ini memang ibarat ‘tambang emas’ Mitsubishi. Sejak menjalani debut global pada Agustus 2017 di Indonesia, multi purpose vehicle (MPV) berdesain mirip sport utility vehicle (SUV) ini meroketkan penjualan Mitsubishi di  Indonesia. Membludaknya permintaan Xpander membuat indennya sempat mencapai hingga enam bulan.

Sebagai model global yang diekspor dari Cikarang mulai April kemarin, Xpander pun memberikan kontribusi signifikan bagi penjualan MMC. Pada semester pertama tahun fiskal 2019, volume penjualan mereka di seluruh dunia naik 19 persen menjadi 594.000 unit.

Kapasitas produksi Xpander akhirnya terus ditambah, dari awalnya 80 ribu unit per tahun menjadi 115 unit tahun ini. Pada 2019, kapasitasnya ditingkatkan lagi menjadi 150 ribu unit setahun.

Mitsubishi bahkan mengumumkan lagi peningkatan kapasitas perakitan Xpander pada 2020 menjadi 160 ribu unit per tahun dengan investasi tambahan lagi sebesar 4 miliar yen atau lebih dari Rp 500 miliar. Persentase untuk ekspor tidak berubah dari awal yaitu sekitar 30 persen.

Agen pemegang merek Mitsubishi di Indonesia menolak memberikan tanggapan terhadap informasi dari Kementerian Perindustrian. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support