Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Splash, Mobil yang Sempat Populer

Review

Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Splash, Mobil yang Sempat Populer

Sebelum membeli, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan Suzuki Splash. Saat ini keluaran terbaru dari Suzuki Splash sudah tidak ada, tapi konsumen masih bisa mendapatkannya dengan membeli versi bekas. 

Suzuki Splash pertama kali meluncur di Indonesia pada 2010 dengan harapan bisa menjadi salah satu pilihan baru bagi masyarakat di segmen City Car.

Mobil ini memang menjadikan dimensinya yang compact sebagai keunggulannya dalam melintasi jalan khususnya di perkotaan. Tak heran jika mobil ini memang lebih banyak ditemui di kawasan perkotaan khususnya Jakarta.

Sayangnya, mobil berukuran kecil yang sempat populer ini berumur singkat di Tanah Air, yakni sekira 5 tahun saja. Bahkan sebenarnya Suzuki Indonesia sudah tidak lagi mengimpor mobil tersebut sejak 2014. Di tahun yang sama pemasarannya masih berlanjut dengan mengandalkan sisa stok yang tersedia di diler..

Bila melihat mobil ini secara keseluruhan, Splash memang bisa menjadi solusi berkendara diperkotaan. Sayangnya di masa kemunculannya masyarakat masih sangat ketergantungan dengan mobil berdimensi lebih besar seperti MPV.

Nah, bagi Anda yang tengah mencari Suzuki Splash untuk kendaraan harian, tidak ada salahnya menyimak terlebih dahulu beberapa kelebihan dan kekurangan Splash sebelum meminangnya.

Kelebihan Suzuki Splash 

Desain Unik

Suzuki Splash hadir dengan desain yang unik seperti ujung anak panah berukuran jumbo.

Suzuki Splash

Beragam ornamen telah dipasangkan oleh Suzuki untuk meningkatkan tampilan eksterior dari Splash di Indonesia. Salah satunya adalah desain grille yang dibuat sedemikian rupa untuk meningatkan kesan gagah pada mobil.

Tak hanya itu, pada beberapa bagian kendaraan juga telah dibuatkan garis-garis aerodinamika yang membuat mobil menjadi lebih sporty.

Pada bagian kaki-kaki, Suzuki Splash menggunakan velg berukuran 15 inci yang terbilang cukup untuk disematkan pada mobil kecil.

Interior Lapang

Suzuki Splash

Meski terlihat kecil dari luar, sejatinya Suzuki Splash memiliki kabin yang terbilang cukup lapang di kelasnya. Kesan lega ini didapatkan karena atap Suzuki Splash memang terbilang tinggi sehingga membuat orang di dalamnya tidak tertekan.

Fitur Keselamatan Cukup Modern

Kelebihan Suzuki Splash lainnya adalah mobil ini memiliki fitur keselamatan yang terbilang cukup lengkap di kelasnya.

Suzuki telah membekali Splash dengan fitur keselamatan yang cukup modern seperti ABS, EBD hingga child lock. Seluruh fitur keselamatan aktif itu mendukung kerangka Total Effective Strength Structure (TESS) yang diklaim mampu membuat kendaraan menjadi lebih aman.

Perfoma Mesin Cukup Tangguh

Urusan jantung pacu, Suzuki Splash mengandalkan mesin berkapasitas 1.200cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 83 hp pada 6.000 rpm dan torsi puncak 113 Nm pada 4.500 rpm.

Ada dua macam transmisi yang bisa menjadi pilihan konsumen, yaitu otomatis dan manual.

Dengan kombinasi mesin dan transmisi ini maka sangat mungkin Splash memenuhi kebutuhan pengendara. Pasalnya, jumlah pengendara manual memang sangat banyak di Indonesia, namun sebagai City Car tetap diperlukan kenyamanan yang tentunya bisa dijawab dengan transmisi otomatis.

Perawatan Mudah

Sebagai City Car, Splash sudah tentu menjadi salah satu kendaraan tempur pemiliknya. Untuk itu perawatan mobil harus menjadi sebuah pertimbangan saat melakukan pembelian agar tidak merasa rugi di tengah perjalanan.

Suzuki sudah memiliki sejarah yang cukup positif dalam hal perawatan kendaraan. Selain diler serta bengkel resmi sudah tersebar di seluruh Indonesia, pencarian sparepart pun terbilang cukup mudah untuk ditemukan.

Bahkan, sparepart yang tersebar di pasaran pun bisa dipilih kualitasnya mulai dari genuine hingga KW sekalipun. Tentunya semua bisa dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan saat melakukan penggantian sparepart.

Kekurangan Suzuki Splash

Di balik kelebihan, tentu ada kekurangan yang terselip di Suzuki Splash. Ini wajar mengingat tidak semua mobil tampil sempurna.

Beragam kekurangan tetap bisa ditemukan pada mobil lima pintu ini meski tetap saja sebenarnya masih bisa dimaklumi.

Berikut adalah beberapa kekurangan Suzuki Splash.

Suzuki Splash

Jok Kursi Kurang Nyaman

Meski terlhat memiliki desain yang menarik, jok Suzuki Splash terbilang kurang nyaman untuk sebagian orang karena memang terasa agak keras.

Kondisi tersebut sebenarnya sangat mudah diatasi, yaitu dengan melakukan sedikit modifikasi, seperti menambah busa jok. Meski akan menambah biaya, tapi kenyaman yang akan didapatkan tentunya meningkat ketimbang sebelumnya.

Fitur Hiburan Sangat Kurang

Boleh dikatakan pada era Suzuki Splash masih dijual, head unit mobil masih terbilang sangat ketinggalan zaman. Hal ini dikarenakan tidak ada pilihan yang menawarkan head unit double din berlayar display yang bisa membuat mobil terasa menarik.

Karena Splash punya desain dashboard unik, maka tidak banyak head unit yang bisa dipilih untuk menggantikan. Tentunya ini merupakan kekurangan yang cukup penting, karena generasi muda sekarang menyukai modifikasi kendaraan, termasuk mengganti head unit aftermarket yang lebih canggih.

Meski demikian, Suzuki masih patut diapresiasi, karena telah menghadirkan dashboard berdesain apik dan simpel. Bahkan Suzuki juga telah memasangkan audio steering wheel yang tentunya akan memudahkan pengemudi untuk mengatur audio

Harga Jual Kembali Jatuh

Salah satu yang menjadi alasan untuk tidak membeli sebuah kendaran adalah harga jual kembali. Hal inilah yang tidak dapat diberikan oleh Suzuki Splash, karena harga jual kendaraan memang terbilang cukup jatuh.

Ada banyak alasan di mana kendaraan bekas mengalami penurunan harga yang signifikan. Salah satunya adalah pemilik kendaraan tidak melakuan perawatan mobil di bengkel resmi.

Suzuki Ignis Hadir Sebagai Pengganti

Suzuki Splash

Setelah penjualan Splash dihentikan, Suzuki Indonesia langsung memilih Ignis sebagai penggantinya.

Keputusan tersebut ternyata bijak, karena Ignis mendapat sambutan positif dari konsumen di awal kemunculannya. 

Salah satu yang penyebab Suzuki Ignis lebih sukses dari Spalsh, karena desain mobil memang terbilang jauh lebih sporty.

Sementara itu, mobil yang diimpor langsung dari India ini juga sudah memiliki beragam fitur canggih.

Fitur-fitur tersebut tidak hanya untuk keselamatan, tapi juga terdapat pada fitur kenyamanan.

Beberapa fitur tersebut adalah Dual SRS Airbag, sistem pengereman ABS+EBD, ISOFIX, bodi Heartech. Untuk kenyamanan, ada Power Outlet 12V/120W, Keyless Entry plus Start/Stop Engine Button, Auto Climate AC with Heater, Head Unit Touchscreen, dan Bluetooth Phone Connection.

Suzuki Ignis dibekali dengan mesin 1.2 liter yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 83 hp pada 6.000 rpm dan torsi 113 Nm pada putaran 4.200.

Biaya perawatan Suzuki Ignis pun terbilang menarik. Berdasarkan data yang kami miliki, estimasi biaya servis Suzuki Ignis hingga 100.000 km/3 tahun berkisar pada angka Rp7.877.300 atau Rp7.193 per hari, baik untuk transmisi manual maupun AGS.

Biaya tersebut juga sudah termasuk program gratis jasa pada servis 1.000 km – 50.000 km.

Saat ini Suzuki Ignis dijual dengan harga mulai dari Rp175,5 juta hingga Rp204,5 juta. [Adi/Ses]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar