Kata Toyota Soal Potensi GR Yaris Dijual Lebih Mahal di Pasar Mobkas

Berita Otomotif

Kata Toyota Soal Potensi GR Yaris Dijual Lebih Mahal di Pasar Mobkas

JAKARTA – Toyota tidak membantah kemungkinan terjadinya praktik menjual kembali GR Yaris di pasar mobil bekas (mobkas) dengan harga lebih mahal. Mereka sendiri tidak bisa tegas melarang.

Toyota hanya bisa mengimbau agar GR Yaris, yang jumlahnya memang terbatas di seluruh dunia maupun di Indonesia, nantinya tidak dijual lagi oleh pemiliknya dengan harga lebih tinggi.

“Susah juga, nih, memberikan komentar mengenai potensi praktik spekulan,” ucap Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy dalam konferensi pers virtual beberapa waktu lalu.

“Kami sebenarnya juga sudah mengingatkan diler-diler kami untuk juga berbicara dengan para konsumen bahwa, yang diundi dan mendapatkannya ini kemudian menggunakannya. Jadi mereka adalah pengguna produk-produk kami. Kami tentu saja menyayangkan kalau sampai terjadi praktik-praktik kurang baik,” tambah dia.

Sekadar mengingatkan, GR Yaris hanya diproduksi sebanyak 25 ribu unit untuk seluruh dunia. Indonesia sendiri cuma dapat jatah 126 unit untuk mobil yang terinspirasi langsung dari mobil balap Toyota di World Rally Championship (WRC) tersebut, dengan target distribusi kepada para konsumen di Tanah Air pada akhir 2021.

Toyota GR Yaris

Luar biasanya, masyarakat kelas menengah yang memesan hatchback seharga sekira Rp850 juta ini mencapai lebih dari 600 orang. Toyota pun sampai harus menentukan para pembelinya dengan melakukan undian pada Jumat (20/9/2021) kemarin.

Anton mengatakan pada dasarnya sifat jual-beli mobil itu adalah beli putus. Dengan demikian, apa yang dilakukan si pembeli kendaraan setelah itu sebenarnya menjadi hak dan tanggung jawab dia sendiri.

“Dari TAM jual putus ke diler, diler jual putus ke konsumen,” terangnya.

Toyota GR Yaris

Praktik menjual kembali sebuah kendaraan dengan harga mobil lebih mahal di pasar mobkas sebenarnya jarang sekali terjadi di Indonesia. Fenomena ini hanya bisa ditemui pada sebagian kecil model teramat ikonik yang memiliki kesenjangan besar antara suplai dengan permintaan di pasar.

Satu dari sedikit contoh—dan masih terjadi sampai sekarang—adalah Suzuki Jimmny generasi terbaru. Suzuki pun tidak dapat memberikan sanksi pada para pedagang yang melakukannya. [Xan]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar