Kasus Covid-19 di Thailand Nol, Bangkok Motor Show 2020 Resmi Digelar

Berita Otomotif

Kasus Covid-19 di Thailand Nol, Bangkok Motor Show 2020 Resmi Digelar

BANGKOK - Bangkok International Motor Show (BIMS) 2020 resmi dibuka dan diselenggarakan 15 Juli - 26 Juli 2020, pertibangan utamanya karena kasus penularan Covid-19 di Thailand nol.

BIMS 2020 kembali diselenggarakan di Challenger Hall IMPACT Muang Thong Thani dan menjadi pameran otomotif pertama dunia yang resmi diselenggarakan di masa pandemi Corona. Penyelenggara dan otoritas setempat percaya diri untuk membuka pameran karena laporan tidak ditemukannya penularan Covid-19 selama sekitar 7 minggu terakhir di Thailand.

Untuk diketahui, Negeri Gajah Putih ini telah mengurangi pembatasan pergerakan penduduknya dalam rangka memutus mata ratai penyebaran virus Corona. Dalam hal ini Thailand kemudian berusaha mencoba membuat perekonomian bergerak lagi.


Pameran yang tahun ini bertema Inspiration Unlocks The Future sendiri sudah mengalami 2 kali penundaan. Dan menurut penyelenggara, ini menjadi bukti keberhasilan Thailand dalam membendung penyebaran virus Corona.

Tak hanya itu, BIMS 2020 yang merupakan pameran ke 41 juga menjadi satu bukti bahwa pameran otomotif dengan cara tradisional ini masih bisa diselenggarakan di masa pandemi. Karena seperti kita ketahui, masyarakat dunia khususnya pecinta optimis menunjukkan sikap skeptis setelah beberapa pameran dunia seperti Genewa Motor Show hingga North America International Auto Show (NAIAS) atau juga dikenal dengan Detroit Motor Show tahun ini resmi dibatalkan. 


"Ini lebih dari sekadar pameran otomotif, tetapi juga menegaskan reputasi Thailand. Penyelenggara pameran dunia lainnya akan menjadi penonton, menyaksikan terselenggarannya BMS. Thailand akan menjadi negara pertama yang bisa tuan rumah pameran otomotif dengan skala besar sejak adanya pandemi," kata Prachin Eamlumnow, kepala eksekutif penyelenggara acara, Grand Prix International.

Pada BMS 2020, pihak penyelenggara membatasi jumlah peserta yang terlibat dan pengunjung. Khusus untuk peserta, tercatat 25 merek mobil dan 22 produsen sepedamotor yang memajang produk-produk andalan terbaru mereka.


Para staf serta SPG diwajibkan mengnakan pelindung wajah selama di dalam pameran. Dan terus menghimbau untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan.

Setiap booth pameran disebut memiliki titik masuk dan keluar. Penyelenggara juga memperlebar jalan utama pameran dari 6 meter menjadi 10 meter, sementara lorong area antar booth diperpanjang 6 meter.

Para pengunjung diwajibkan untuk memindai kode QR (sejenis barcode) dengan ponsel mereka ketika masuk dan keluar. Dengan ini mobilitas pengunjung benar-benar diatur tidak seperti penyelenggaraan normal yang bisa bebas berkeliaran.

Lalu bagaimana dengan GIIAS 2020 ?. Simak kabar terakhir yang Mobil123.com dapatkan langsung dari Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di link berikut. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar