Kacau, Perakitan Musuh Besar Toyota Supra Dihentikan Karena Kehabisan Sparepart

Berita Otomotif

Kacau, Perakitan Musuh Besar Toyota Supra Dihentikan Karena Kehabisan Sparepart

BOWLING GREEN - General Motors (GM) terpaksa menutup sementara pabriknya saat sedang merakit Corvette Stingray C8 yang merupakan musuh besar Toyota Supra. Alasannya karena kehabisan sparepart.

GM belakangan memang sedang fokus untuk memproduksi Corvette Stingray C8. Mereka sedang memulai shift kedua untuk perakitan sportscar ini sejak 31 Agustus 2020.

Sayangnya saat perakitan berlangsung terjadi kendala kekurangan sparepart. GM terpaksa menghentikan prosesnya dan menutup sementara pabrik perakitan mereka yang berada di Bowling Green, Kenthucky, Amerika Serikat.

Kacau, Perakitan Musuh Besar Toyota Supra ini Dihentikan Karena Kehabisan Sparepart
Pihak GM mengatakan bahwa penghentian ini setidaknya akan berlangsung seminggu. Atau sampai para pemasok kembali memenuhi pengiriman sparepart. Dan sepertinya wabah Covid-19 yang menjadi salah satu penyebab suplier terhambat untuk mengirimkan sparepart.

"Karena masalah pasokan suku cadang sementara, kami dapat mengonfirmasi bahwa Bowling Green Assembly tidak akan menjalankan produksi mulai minggu 12 Oktober. Tim purchasing, manufaktur dan teknik kami bekerjasama dengan para suplier untuk mengurangi dampak lebih lanjut pada produksi. Kami berharap pabrik dapat melanjutkan operasi normal pada hari Senin, 19 Oktober 2020," jelas Kevin Kelly, juru bicara GM.

Sampai berita ini dibuat, masih belum ada keterangan jelas sparepart Corvette Stingray C8 yang habis. Namun kabarnya adalah spoiler belakang High Wing dan opsional aero kits 5vm berbahan karbon.

Bagi para pemesan Corvette Stingray C8 disebut tidak perlu khawatir karena mereka masih akan mendapat mobil impiannya meski tentu makin tertunda.GM sendir baru-baru ini memberi tahu dealer mereka bahwa produksi Corvette Stingray C8 diperpanjang hingga akhir Desember 2020. 

Kacau, Perakitan Musuh Besar Toyota Supra ini Dihentikan Karena Kehabisan Sparepart
Corvette Stingray C8 sendiri adalah sportscar yang sedang dinanti-nanti pemesannya. Dan mobil ini disebut sedang terlibat persaingan terbuka dengan Toyota Supra 2020.

Awal persaingan dimulai ketika Toyota Supra dianggap sebuah mobil sport dengan harga menarik namun menawarkan kinerja yang baik  lewat performa mantap dan menyenangkan untuk dikendarai. 

Saat Corvette Stringray C8 muncul beberapa bulan kemdian, pamor Supra mendadak turun. Ini karena Supra menjadi tampak terlalu mahal dan mungkin dianggap bukan sebuah pembelian mobil sport yang cerdas. Seiring berjalannya waktu, Supra kini telah mendapatkan update untuk model tahun 2021.

Sementara meski dianggap lebih menarik dari Supra, butuh waktu lama untuk mendapatkan Corvette Stingray C8, konsumen harus rela menunggu pengiriman unitnya beberapa bulan. Apalagi ditambah dengan isu kekurangan pasokan sparepart ini, tentu membuat konsumen harus ekstra sabar.

Supra beberapa bulan lalu sempat melemparkan perang urat syaraf soal lamanya masa inden Corvete Stingray C8. Mereka memasang iklan reklame besar yang isinya cukup mengintimidasi dengan nada provokatif pada para penggemar atau pemesan Corvette Stingray C8.

"Masih menunggu di Corvette? Ayo dapatkan Supra Anda". [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar