Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Jualan Mobil Januari 2021 Melesu, Padahal Relaksasi Pajak Belum Diumumkan Jualan Mobil Januari 2021 Melesu, Padahal Relaksasi Pajak Belum Diumumkan Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 18 February 2021 13:27 JAKARTA – Penjualan mobil pada Januari 2021 menurun jika dibandingkan dengan sebulan sebelum itu, padahal pada bulan itu relaksasi pajak mobil baru belum diketahui publik. Lalu, kenapa bisa melesu?Penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer/untuk stok) pada bulan pembuka 2021, berdasarkan data yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), hanya 52.910 unit. Ada penurunan 8,7 persen jika dibandingkan dengan Desember 2020.Penjualan retail (distribusi dari dealer ke konsumen) malah lebih drop lagi. Ada penurunan 28 persen dibandingkan Desember 2020 menjadi 53.997 unit.Hal tersebut memutus tren kenaikan penjualan bulanan sejak Juni tahun lalu. Pasar otomotif sendiri ‘goyang’ sejak pandemi virus Corona (Covid-19) menerpa Tanah Air mulai Maret 2020, sehingga penjualan tahun itu turun 48,5 persen di sisi wholesales menjadi 532.407 unit dan 44,7 persen di sisi retail menjadi 578.762 unit.Lebih lanjut, melesunya penjualan mobil Januari tahun ini terjadi sebelum pengumuman relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) mobil baru. Insentif untuk mendorong penjualan roda empat di tengah pandemi tersebut diumumkan pada pekan kedua Februari.Lantas, apa yang menyebabkan transaksi jual – beli pada bulan pertama 2021 lebih kecil? Ternyata, penurunan penjualan di pembukaan tahun yang baru merupakan hal lumrah di pasar mobil Indonesia.“Rekam jejak data memang selalu Januari lebih rendah dari Desember,” tukas Yusak Billy selaku Business Innovation, Sales, and Marketing Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) kepada Mobil123.com via pesan singkat baru – baru ini.Menurut dia, setiap Desember agen tunggal pemegang merek (ATPM) maupun jaringan dealer menebar banyak program penjualan spesial akhir tahun. Ini dilakukan demi menghabiskan stok unit dari tahun produksi lama.Konsumsi kendaraan saban Desember pun secara historis lebih tinggi dibandingkan bulan – bulan sebelumnya.“Kalau di Januari, kami (pelaku pasar) punya lebih sedikit unit rangka lama. Jadi fokus penjualan pada rangka baru,” papar Billy.Dia belum bisa memberitahukan seberapa dalam efek pengumuman relaksasi pajak pada penjualan mobil Februari. Pergerakan pasar masih diamati dengan seksama.“Kami belum bisa memprediksi penurunannya. Close monitoring dulu, mas,” pungkas Billy lagi. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait penjualan mobil 2021 insentif PPnBM mobil baru PPnBM 0 persen mobil baru insentif pajak mobil baru relaksasi pajak mobil baru penjualan mobil Januari 2021 relaksasi PPnBM mobil baru Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Jualan Mobil Januari 2021 Melesu, Padahal Relaksasi Pajak Belum Diumumkan Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 18 February 2021 13:27 JAKARTA – Penjualan mobil pada Januari 2021 menurun jika dibandingkan dengan sebulan sebelum itu, padahal pada bulan itu relaksasi pajak mobil baru belum diketahui publik. Lalu, kenapa bisa melesu?Penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer/untuk stok) pada bulan pembuka 2021, berdasarkan data yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), hanya 52.910 unit. Ada penurunan 8,7 persen jika dibandingkan dengan Desember 2020.Penjualan retail (distribusi dari dealer ke konsumen) malah lebih drop lagi. Ada penurunan 28 persen dibandingkan Desember 2020 menjadi 53.997 unit.Hal tersebut memutus tren kenaikan penjualan bulanan sejak Juni tahun lalu. Pasar otomotif sendiri ‘goyang’ sejak pandemi virus Corona (Covid-19) menerpa Tanah Air mulai Maret 2020, sehingga penjualan tahun itu turun 48,5 persen di sisi wholesales menjadi 532.407 unit dan 44,7 persen di sisi retail menjadi 578.762 unit.Lebih lanjut, melesunya penjualan mobil Januari tahun ini terjadi sebelum pengumuman relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) mobil baru. Insentif untuk mendorong penjualan roda empat di tengah pandemi tersebut diumumkan pada pekan kedua Februari.Lantas, apa yang menyebabkan transaksi jual – beli pada bulan pertama 2021 lebih kecil? Ternyata, penurunan penjualan di pembukaan tahun yang baru merupakan hal lumrah di pasar mobil Indonesia.“Rekam jejak data memang selalu Januari lebih rendah dari Desember,” tukas Yusak Billy selaku Business Innovation, Sales, and Marketing Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) kepada Mobil123.com via pesan singkat baru – baru ini.Menurut dia, setiap Desember agen tunggal pemegang merek (ATPM) maupun jaringan dealer menebar banyak program penjualan spesial akhir tahun. Ini dilakukan demi menghabiskan stok unit dari tahun produksi lama.Konsumsi kendaraan saban Desember pun secara historis lebih tinggi dibandingkan bulan – bulan sebelumnya.“Kalau di Januari, kami (pelaku pasar) punya lebih sedikit unit rangka lama. Jadi fokus penjualan pada rangka baru,” papar Billy.Dia belum bisa memberitahukan seberapa dalam efek pengumuman relaksasi pajak pada penjualan mobil Februari. Pergerakan pasar masih diamati dengan seksama.“Kami belum bisa memprediksi penurunannya. Close monitoring dulu, mas,” pungkas Billy lagi. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait penjualan mobil 2021 insentif PPnBM mobil baru PPnBM 0 persen mobil baru insentif pajak mobil baru relaksasi pajak mobil baru penjualan mobil Januari 2021 relaksasi PPnBM mobil baru
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...