Ini Sistem Baru Dalam Ujian Pengambilan SIM

Berita Otomotif

Ini Sistem Baru Dalam Ujian Pengambilan SIM

JAKARTA – Polda Metro Jaya telah membangun sistem uji praktik SIM baru yang disebut dengan Electronic Driving Test System atau E-Drives.

Dengan sistem ini, maka uji praktik kendaraan bermotor untuk SIM A dan SIM C bisa dilakukan dengan lebih mudah. Penilaian pun sudah dilakuka menjadi elektronik sehingga lebih transparan dibanding sistem sebeumnya.

Setidaknya ada empat teknologi yang digunakan pada E-Drives:

  1. Radio Frequency Identification atau RFID. Teknologi ini adalah sistem identifikasi nir kabel yang memungkinkan pengambilan data tanpa harus bersentuhan. Ketika peserta melewati RFID Rider maka secara otomatis data peserta akan tampil pada aplikasi ujian praktik SIM di ruang monitoring.
  2. Passive Infrared. Ada cahaya infra merah pada garis awal dan di garis akhir di setiap test yang dilewati. Gunanya untuk mengetahui saat peserta mulai dan selesai pada masing-masing tahapan.
  3. Vibration sensor. Sensor ini dapat mengetahui suatu getaran pada suatu benda. Sensor ini diletakkan dalam patok yang terpasang di samping lintasan. Jika kendaraan menyenggol atau menabrak patok, maka sensor akan aktif dan mengirimkan sinyal ke aplikasi uji praktik SIM di komputer di ruang monitoring. Penguji pun dapat mengetahui posisi dan jumlah patok yang tersenggol atau tertabrak.
  4. Selanjutnya adalah teknologi ultrasonik yang memancarkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi 20 kHz. Sensor ini diletakkan pada tahapan tanjakan dan turunan uji praktik SIM A. Ketika mobil berhetnti pada posisi menanjak atau turunan, sensor ini akan mengetahu posisi terakhir mobil.

Jika terjadi reaksi mundur atau maju sebelum melanjutkan tanjakan atau turunan, maka sensor akan mengirimkan siinyal ke komputer server di ruang monitoring. Dari sana, penguji juga dapat melakukan pemantauan melalui CCTV dan memberikan peringatan, aba-aba atau perintah dengan pengeras suara.

Uji praktik ini juga dapat dilakukan beberapa peserta uji sekalgus secara simultan. Hasil pengujian dapat dilihat oleh penguji di lapangan yang terintegrasi melalui tablet dan layar monitor dan dapat dilihat oleh peserta.

Data dari hasil ujian juga tersimpan sehingga bisa menjadi evaluasi bagi pihak kepolisian ke depannya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support