Daihatsu Menjawab Kabar Pabrik Tutup Karena Ada Karyawan Positif Covid-19

Berita Otomotif

Daihatsu Menjawab Kabar Pabrik Tutup Karena Ada Karyawan Positif Covid-19

JAKARTA – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menegaskan bahwa saat ini belum menemukan lagi karyawan yang menderita Corona Virus Disease 2019 (PSBB).

Sebelumnya, PT ADM menutup sementara pabrik mereka yang berada di Sunter sebagai langkah antisipasi merebaknya pandemi Covid-19. Namun, belakangan ini pabrik mereka kembali dibuka dengan beragam penyesuaian.

“Setiap karyawan ada yang terkena Covid-19 maka Kami stop operasional. Dan saat ini belum ada karyawan yang kena lagi. ADM juga sudah membentuk tim khusus yang memonitor dan mengurangi risiko penyebaran Covid-19,” tegas Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT. ADM.

Ia pun menegaskan bahwa selama ini pihak ADM selalu mengikuti protokol kesehatan Covid-19 sesuai aturan Pemerintah. Menurutnya, keselamatan karyawan yang bekerja akan selalu menjadi prioritas utama.

Pabrik Daihatsu

“Pada waktu penutupan pabrik, ADM melakukan proses disinfektan sesuai protkol Covid-10. ADM juga membuat aplikasi untuk memonitor pergerakan karyawan. Jika ada yang terkena maka kami bisa memonitor pergerakan karyawan tersebut dan mencegah penyebaran lebih lanjut,” tegasnya.

Pada awal April 2020, PT ADM menghentikan sementara produksi kendaraan mereka yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara dan Karawang, Jawa Barat. Penutupan tersebut dikarena DKI Jakarta menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Penutupan tersebut pun rencananya hanya dilakukan selama satu pekan, tapi pada kenyataannya terus dilakukan hingga PSBB berakhir. Pada akhir April, Daihatsu kembali membuka pabriknya namun produksi belum berjalan. Daihatsu hanya melakukan persiapan produksi untuk diekspor, juga persiapan penerapan protokol Covid-19.

Aktivitas perakitan mobil, menurut keterangan resmi Daihatsu pada Kamis (4/6/2020), baru berlangsung per Rabu (3/6/2020). Itu pun hanya untuk memenuhi pasar luar negeri, bukan dalam negeri.

Namun setelah Pemerintah DKI Jakarta menurunkan status PSBB menjadi PSBB Masa Transisi, maka PT ADM mulai bisa kembali melakukan produksi kendaraan. Mulai bulan Juli 2020, proses produksi ADM ditujukan bukan hanya untuk memenuhi permintaan pasar ekspor tetapi juga untuk pasar dalam negeri atau domestik.

Namun volume produksi ADM di bulan Juli 2020 dipastikan masih akan dalam jumlah terbatas. Ini karena seluruh aktivitas dan proses produksi harus memenuhi protokol Covid-19 dan mengikuti peraturan PSBB Masa Transisi.

Pada awal Agustus, ADM pun melihat bahwa stok kendaraan di dealer mulai menipis. Untuk itu, mereka pun berencana untuk kembali meningkatnya produksinya lagi guna memenuhi permintaan pasar pada awal Agustus 2020.

Beredar kabar bahwa PT ADM harus menutup kembali pabriknya karena adanya karyawan yang terkena COvid-19. Selain itu beredar kabar pula bahwa kegiatan perusahaan tidak menerapkan prokol kesehatan yang tepat. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar