Ini Cara Sederhana Menghindari Microsleep

Panduan Pembeli

Ini Cara Sederhana Menghindari Microsleep

JAKARTA – Bila saat mengemudi terasa mengantuk, maka tidak ada alasan untuk tidak berhenti dan tidur.

Hal tersebut disampaikan oleh Eko Reksodipuro, Managing Director DSD Defensive Driving Training di sela-sela kick off Eco Driving Jasa Marga. Menurutnya, bila rasa kantuk dilawan dengan beragam minuman justru dapat berbahaya.

“Cara mengatasi microsleep ya istirahat. Standard internasional untuk istirahat adalah 3-4 jam sekali. Tidak bisa diakalin. Kalau capek ya istirahat, kalau mengantuk ya tidur,” tegasnya..

Ia pun mengingatkan potensi bahaya dari minuman-minuman penambah tenaga termasuk kopi. Menurutnya, dengan mengkonsumsi minuman tersebut justru bisa lebih berbahaya bila efeknya menghilang.

“Tidak bisa (mengakali dengan kopi). Nanti kalau efek kafeinnya hilang, rasa kantuknya akan dua kali lipat lebih berat. Jadi yang paling benar adalah tidur, tidak ada cara lain lagi,” tegasnya kemudian.

Belakangan ini banyak beredar video yang menampilkan seseorang mengalami microsleep saat berkendara. Umumnya dalam video tersebut, microsleep berakhir dengan sebuah kecelakaan lalu lintas.

Microsleep adalah ketika otak tidur tapi tubuh tidak tidur. Microsleep umumnya dialami oleh para pengemudi bus malam dan travel. Hal ini karena pengemudi umumnya menolak untuk beristirahat agar dapat mencapai tujuan lebih cepat. Untuk itu, mereka mengakalinya dengan meminum multivitamin dan sebagainya.

Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya sehingga diharapkan para pengemudi yang merasa letih lebih baik langsung beristirahat. Untuk mengatasi hal ini, PT Jasa Marga pun telah menyediakan sejumlah rest area di jalan tol yang bisa dimanfaatkan. Selain itu, sejumlah rambu peringatan juga diperbanyak guna membuat pengemudi lebih waspada.  [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support