Nissan Leaf Tetap Diluncurkan Meski Infrastuktur Belum Siap

Berita Otomotif

Nissan Leaf Tetap Diluncurkan Meski Infrastuktur Belum Siap

SERANG - Nissan Leaf tetap akan diluncurkan pada 2020 meski infrastruktur masih belum sepenuhnya mendukung kendaraan listrik.

Pada event bertajuk Nissan Futures di Hong Kong, produsen mobil asal Jepang ini sudah memastikan akan memasarkan salah satu mobil listrik andalannya di Tanah Air. Nissan Leaf menjadi mobil listrik pertama yang akan diluncurkan pada 2020.

Tentunya rencana tersebut mengundang banyak pertanyaan dari konsumen terkait infrastruktur dan ketersediaan spare part untuk mobil listrik tersebut. Namun Isao Sekiguchi selaku President Director PT Nissan Motor Indonesia (NMI) justru menyambut bahagia kabar tersebut.

“Kami sangat antusias terhadap rencana tersebut. Hal tersebut membuktikan bahwa Indonesia mampu menciptakan masa depan yang lebih baik dalam waktu dekat,” tutur Isao.

Nissan Leaf sendiri diyakini dapat beroperasi dengan maksimal dalam memenuhi kebutuhan mobilitas konsumen di Jakarta. Sebagai informasi, mobil listrik Nissan ini dapat menempuh jarak kurang lebih 400 km dalam sekali pengisian daya penuh.

“Jika dibawa ke jakarta, Nissan Leaf dapat memenuhi kebutuhan konsumen selama kurang lebih 1 minggu untuk sekali pengisian baterai secara penuh. Jika baterai sudah mulai habis, konsumen juga dapat melakukan pengisian di rumah setiap malam,” tambah Isao.

Meski dapat dicharge di rumah konsumen, Nissan Indonesia juga memastikan akan segera membangun kurang lebih 1.000 charging station di berbagai wilayah. Hal tersebut dilakukan guna memberikan kemudahan lebih kepada para pemilik Leaf.

Selain pembangunan charging station, Nissan juga berharap adanya respon positif dari pemerintah untuk segera melakukan peningkatan kualitas infrastruktur. Jika infrastruktur semakin baik, maka era mobil listrik di Indonesia diyakini dapat dimulai dalam waktu dekat terlebih di Jakarta.

“Kita semua tau bahwa setiap tahun jumlah kendaraan di Jakarta selalu bertambah meskipun sekarang ada kereta, akan tetapi populasi terus bertambah. Bagaimana dengan polusi? Bagaimana dengan kemacetan? Akankah kita bisa hidup sehat di Jakarta dalam 5-10 tahun kedepan? Dengan hal-hal tersebut maka akan ada banyak sekali tantangan di masa depan,” tambah Isao.

Pihak Nissan sendiri juga mengakui telah sering berdiskusi dengan pemerintah untuk membahas perkembangan otomotif Indonesia terlebih mengenai mobil listrik.

“Kami telah berdiskusi dengan pemerintah dan masih banyak rencana yang akan dilakukan. Tetapi sekarang bukanlah hanya membuat rencana saja, tetapi juga harus bertindak. Nissan akan berusaha dan bekerjasama dengan pemerintah untuk sesegera mungkin menghadirkan mobil listrik untuk masa depan Jakarta dan Indonesia yang lebih baik,” tutup Isao. [Amo/Ari]



Amos Arya

Amos Arya

Penyuka otomotif yang ingin mengungkap keunikan dan keseruan seputar otomotif


Berita Utama


Komentar