Inden Daihatsu Terios di Sumatera Sampai 8 Bulan

Berita Otomotif

Inden Daihatsu Terios di Sumatera Sampai 8 Bulan

BENGKULU - Waktu tunggu atau inden Daihatsu Terios khususnya di wilayah Sumatera bisa mencapai 8 bulan, padahal antusiasnya sangat bagus. 

Meski secara pemasaran mobil Daihatsu dengan segmen MPV (multi purpose vehicle) seperti Sigra dan Xenia masih unggul, namun mobil SUV (sport utility vehicle) yaitu all-new Terios juga mendapatkan respon positif dari masyarakat Sumatera. Salah satunya juga bisa dilihat oleh penerimaan konsumen di Bengkulu. 

"Sejak di launching, responnya bagus sekali karena totally new dibanding sebelumnya. Terutama Sumatera yang memang secara geografis jalannya lebih berbukit, tidak seperti Jawa. Jadi, SUV memang salah satu pilihan favorit karena jarak antar kota antar kabupaten cukup jauh dan Terios ini mobil paling tepat," kata Budhy Lau, Regional Manager Sumatera PT Astra International Daihatsu Sales Operation (DSO). 

Namun, Budhy yang ditemui saat pembukaan Terios 7 Wonders di Bengkulu (27/4), mengatakan ada kendala untuk pembelinya tersebut. Pasalnya, konsumen harus menunggu cukup lama meski tidak berlaku pada semua tipe. 

"Terios masih problem suplai karena demand-nya yang lebih besar. Inden paling cepat di cabang-cabang tertentu paling cepat 3 bulan dan paling lama seperti automatic 8 bulan. kalau warna favorit masih ikut penjualan Daihatsu nasional seperti putih, hitam silver dan tipe dengan paket aksesoris," lanjut Budhy. 

Lebih lanjut Budhy menerangkan bahwa varian paling laris justru Terios tipe X. Selain harga paling murah dari tipe lain, Ia juga menyebut harganya juga bersaing bahkan dengan MPV milik Mitsubishi yakni Xpander. 

"Kalau kita lihat dari brand tetangga dari M (Mitsubishi) yang X (Xpander) lagi diminati dan harganya sama dengan Terios X. Bahkan yang dari Xenia bisa juga naik ke situ (Terios). Kalau di Bengkulu tipe X manual paling diminati. Makanya, market share Terios cukup baik 21,5 persen. Itu cukup baik karena di Sumatera dan nasional baru 17 persen, Jadi, di atas nasional dan regional," tutup Budhy. [Ary/Ari]



Ary Dwinoviansyah

Ary Dwinoviansyah

Ary mulai bekerja sebagai seorang jurnalis otomotif sejak tahun 2008 dan sangat mencintai sepedamotor. Nonton MotoGP merupakan salah satu hobi untuk menghabiskan akhir pekannya. Dia juga memimpikan memiliki mobil Transformers.


Berita Utama


Komentar