IIMS Motobike Show 2020 Resmi Ditunda Karena Covid-19

Berita Otomotif

IIMS Motobike Show 2020 Resmi Ditunda Karena Covid-19

JAKARTA – IIMS Motobike Show 2020 resmi ditunda karena pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Jakarta semakin meningkat.

Sejatinya IIMS Motobike Show 2020 bergabung dengan Dyandra New Adventure (DNA) dan diselenggarakan pada 2 hingga 4 Oktober 2020 di JIExpo Kemayoran. Dalam acara tersebut, IIMS Motorbike Show 2020 akan diselenggarakan bersamaan dengan CREATE By IFEX, Property Weekend Fiesta dan Synchronize Festival.

Event ini diharapkan bisa menjadi pendorong industri di Indonesia yang terdampak pandemi. Guna melaksanakannya pun, penyelenggara telah menyiapkan beragam langkah agar protokol kesehatan tertap terjaga.

Namun rencana tersebut terpaksa ditunda sejak meningkatkan tren positif Covid-19 dan perpanjangan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi yang diperpanjang oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

IIMS Motorbike

"Inisiatif ini kami gagas untuk membantu meningkatkan aktivitas bisnis dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, khususnya DKI Jakarta. Namun kondisi kasus penularan virus corona di Jakarta masih tinggi. Sehingga, bersama dengan pemerintah dan stakeholders lainnya, kami yakin penundaan adalah langkah bijak di masa PSBB Transisi ini," ujar Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo.

Ketika berita ini dibuat, total ada 42.303 kasus positif di DKI jakarta. Dari jumlah tersebut, masih ada 9.325 kasus aktif, 31.741 orang sembuh dan 1.237 orang meninggal dunia. Dari data tersebut disimpulkan bahwa tingkat kematian akibat Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 2,9% dan tingkat kesembuhan mencapai 75%.

Kembangkan Vaksin

Penyebaran Covid 19

Sementara itu Pemerintah Indonesia telah mengembangkan dua vaksin Covid-19. Opsi pertama mengembangkan vaksin Merah Putih yang dikembangkan Kementerian Riset dan Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional serta Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

Opsi kedua adalah mengembangkan kerjasama internasional. Kerjasama yang pertama yang sudah dalam pendampingan BPOM yakni PT Sinovac dengan  PT Biofarma, lalu kerjasama kedua Sinopharm dengan Kimia Farma bersama Grup 42 dari Uni Emirat Arab dan kerjasama ketiga ialah Genexine dengan PT Kalbe Farma.

"Sehingga vaksin ini, tahapan pengembangannya sesuai dengan waktu yang sudah kita rencanakan dengan percepatan tentunya, dan segera memenuhi kebutuhan untuk program nasional. Dan juga beberapa komunikasi dengan negara lain yang sudah memulai komunikasi untuk tahap-tahap pengembangan selanjutnya," jelas Penny K Lukito, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar