Hyundai dan Kia Perkenalkan Mobil Tenaga Surya Mulai 2019

Berita Otomotif

Hyundai dan Kia Perkenalkan Mobil Tenaga Surya Mulai 2019

SEOUL - Hyundai Group membeberkan rencana memperkenalkan mobil hybrid, mobil listrik, juga mobil bermesin konvensional dengan kemampuan ‘menangkap’ dan memanfaatkan tenaga surya untuk merek Hyundai dan Kia. Mobil canggih ini hadir di pasar mulai 2019.

Grup otomotif asal Korea Selatan tersebut, melalui keterangan resmi yang diterima Mobil123.com pada pertengahan pekan ini , mengumumkan pengembangan mobil tenaga surya untuk Hyundai maupun Kia. Mobil surya generasi pertama bakal meluncur pada 2019.

Pabrikan yang bermarkas di Seoul ini tidak mengungkapkan secara rinci model-modelnya. Yang pasti, mobil tersebut menggunakan teknologi ‘penangkap’ cahaya matahari yang kemudian  dijadikan sumber tenaga tambahan bagi mobil.

Mobil tenaga matahari ini mengandalkan sistem 'solar roof semi-transparant'. Simpelnya, panel surya tersebut terletak di atap yang terbuat dari material khusus.
Sistem ini bisa menyuplai daya tambahan bagi mobil hybrid, mobil listrik murni, bahkan mobil bermesin pembakaran dalam (Internal Combustion Engine/ICE).

Hyundai Group mengklaimnya sebagai teknologi tenaga surya pertama di dunia untuk mobil bermesin pembakaran dalam. Pemanfaatan tenaga surya mampu menambah jarak tempuh, mengurangi konsumsi bahan bakar minyak atau pun mengurangi emisi gas buang.

“Di masa depan, kami berharap dapat melihat berbagai jenis teknologi penghasil listrik yang terintegrasi ke dalam kendaraan kami. Solar roof adalah yang pertama dari teknologi ini, dan akan berarti bahwa mobil tidak lagi secara pasif mengkonsumsi energi, tetapi akan mulai memproduksinya secara aktif. Ini adalah perkembangan yang menarik bagi kami, merancang teknologi bagi pemilik kendaraan untuk membantu mereka beralih dari pengguna energi menjadi produsen energi," ucap Jeong-Gil Park, Wakil Presiden Eksekutif Bidang Teknik dan Desain Hyundai Motor Group.

Diawali Hybrid
Penggunaan tenaga surya pada kendaraan Hyundai Group dilakukan bertahap dan terdiri dari tiga generasi. Generasi pertama, yang meluncur tahun depan, adalah untuk mobil hybrid. Generasi kedua ditujukan untuk mobil bermesin konvesional, sedangkan generasi terakhir dipakai di mobil listrik murni.

Teknologi generasi pertama di mobil hybrid terbuat dari struktur panel surya silikon yang terintegrasi ke dalam atap mobil standar serta dapat mengisi 30 - 60 persen tenaga baterai, tergantung kondisi cuaca. Adapun generasi setelahnya menggunakan atap panoramic penangkap energi matahari yang kemudian digunakan oleh aki untuk membantu mengurangi kerja mesin sekaligus mereduksi emisi gas buang.

Sistem generasi terakhir saat ini sedang dalam pengujian. Panel suryanya dirancang untuk diterapkan tak hanya pada atap mobil, tapi juga kap mesin. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar