Honda Indonesia Pelajari Peluang Ekspor Mobil ke Australia

Berita Otomotif

Honda Indonesia Pelajari Peluang Ekspor Mobil ke Australia

JAKARTA – Honda Indonesia saat ini sedang menjajaki peluang ekspor mobil secara utuh (Completely Built-Up/CBU) ke Australia, dari pabrik mereka di Karawang, Jawa Barat.

Seperti diketahui, mulai awal Februari 2020, Indonesia – Australia resmi menjalin perjanjian perdagangan bebas. Industri otomotif menjadi salah satu sektor yang didorong oleh pemerintah untuk menggenjot ekspor.

Eksekutif dari agen pemegang merek Honda di Indonesia mengaku tertarik memperluas pasar ekspor mereka ke ‘Negeri Kangguru’. Mereka sedang mempelajarinya.

“Sekarang kami tak tinggal diam juga. Lagi dibahas. Soal ini (kemungkinan ekspor ke Australia masuk dalam pembahasan,” ucap Yusak Billy, Business Innovation, Sales, and Marketing Director PT. Honda Prospect Motor menjawab pertanyaan Mobil123.com pada pertengahan pekan lalu di Jakarta.

Untuk dapat ekspor Australia, Yusak memaparkan ada tiga faktor penting yang harus terpenuhi. Pertama adalah kecocokan spesifikasi maupun kapabilitas pabrik dengan produk-produk di sana, sementara faktor kedua dan ketiga adalah perjanjian perdagangan bebas plus restu dari prinsipal.

“Nomor dua sudah ada. Nomor satu dan tiga yang sedang kami bahas,” tandasnya.

Pasar mobil Australia, tambah dia, mencapai 1,4 juta unit setahun dan Honda mampu menjual sekitar 40 ribu-an unit di antaranya. Jenis-jenis mobil yang disukai di sana adalah yang relatif besar dan yang premium.

“CR-V dijual di sana. HR-V ada juga. Jazz infonya akan disetop tahun ini. Sekarang kebanyakan mobil-mobil Honda di sana datangnya dari Thailand,” pungkas Yusak.

Honda Indonesia sendiri sejauh ini baru melakukan ekspor CBU untuk satu model yaitu Brio, mulai April 2019. Negara yang menjadi destinasi adalah Filipina serta Vietnam.

Menurut Yusak, pada tahun pertamanya pengapalan Brio ke dua negara ini menjadi 6.800 unit. Pada 2020, target ekspor ke Filipina plus Vietnam masih di sekitar angka itu dan sampai kini belum ada rencana ekspansi ke negara lain.

 Yusak mengatakan ekspor Brio menjadi contoh bagus buat Honda Indonesia. Pasalnya, model ini dapat menjadi amat kompetitif untuk dijual ke negara lain karena skala ekonominya yang bagus berkat penjualan bagus di dalam negeri, juga karena platformnya dipakai di beberapa model rakitan lokal lain yakni Mobilio dan BR-V.

“Skala ekonomi makin bagus, kompetitivitas makin bagus. Pihak lain yang meminta kami untuk ekspor (Brio) karena produk kami bagus dan harga kompetitif,” tukas dia.

Di samping ekspor CBU, Honda Indonesia juga melakukan ekspor komponen. Berbeda dengan ekspor CBU yang masih sedikit, Yusak mengklaim ekspor komponen dilakukan ke 11 negara untuk 12 model [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support