Jokowi Minta Ekspor 1 Juta Mobil, Toyota: Semoga Pasar Global Membaik

Berita Otomotif

Jokowi Minta Ekspor 1 Juta Mobil, Toyota: Semoga Pasar Global Membaik

JAKARTA – Toyota mengatakan akan berusaha memenuhi permintaan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan ekspor. Mereka sendiri mengatakan hal itu amat dipengaruhi kondisi ekonomi dan pasar global.

Seperti diketahui, Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, meminta total ekspor mobil unit utuh (Completely Built-Up/CBU) Indonesia mencapai 1 juta unit pada 2024. Ia meminta berbagai cara dilakukan agar ini terjadi.

“Caranya gimana, saya tidak mau tahu. Yang jelas saya lihat Pak Prijono (Presiden Direktur PT Astra International) sudah salaman sama Menko Perekonomian dan Menperin, berarti itu menandakan sudah sangat serius,” ucap dia di sela-sela seremoni ekspor Isuzu Traga pada 12 Desember kemarin di Karawang, Jawa Barat.

Menanggapi hal ini, Toyota, sebagai pengekspor mobil CBU terbanyak dari Nusantara, menjelaskan pihaknya akan berusaha memenuhi segala arahan pemerintah. Di sisi lain, ia menjelaskan ekspor cukup dipengaruhi beberapa faktor eksternal.

“Apa pun arahan dari pemerintah, apalagi dari Pak Presiden, pasti kami akan berusaha semaksimal mungkin. Tapi, kan, kembali lagi jumlah ekspor yang menentukan bukan dari kami. Tapi dari pasar global,” tukas Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM), menanggapi pertanyaan Mobil123.com pada kesempatan berbeda di sela-sela Toyota Year End Gathering,

Ia menerangkan bahwa menurut diskusi dengan para eksekutif Toyota di negara lain, pasar otomotif tahun ini sangat menantang. Stagnasi atau bahkan penurunan tak hanya terjadi di Tanah Air, tapi juga di negara-negara lain.

“Contohnya India dan Pakistan yang turun banyak. Thailand pun pasarnya enggak terlalu jauh berbeda dengan Indonesia. Filipina juga melambat sebagai impak dari kondisi pertumbuhan ekonominya. Jadi, mudah-mudahan pada 2024 pasar global kembali meningkat terutama tujuan destinasi ekspor,” paparnya.

Sedikit gambaran, transaksi jual-beli mobil baru di Indonesia pada tahun ini diperkirakan turun sedikit dari 1,15 juta menjadi 1 juta unit (wholesales). Faktornya adalah Tahun Pemilu plus kondisi ekonomi.

Performa pasar domestik (wholesales) Januari – Oktober 2019 sendiri turun 11,8 persen menjadi 849.609 unit jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year), berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo).

Adapun ekspor mobil CBU yang memang masih sedikit meningkat. Perkembangannya mencapai 28,2 persen year on year, dari 214.743 unit menjadi 275.364 unit. Toyota menjadi kontributor terbesar dengan ekspor 178 ribu unit. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support