GIIAS 2020 Surabaya Batal, yang di Serpong Tunggu Situasi Pandemi Agustus

Berita Otomotif

GIIAS 2020 Surabaya Batal, yang di Serpong Tunggu Situasi Pandemi Agustus

JAKARTA – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2020 di Surabaya akhirnya batal karena kondisi pandemi virus Corona (Covid-19) masih mengkhawatirkan. Sementara, untuk yang di Serpong sejauh ini masih sesuai rencana, tapi keputusan akhirnya tergantung situasi bulan depan.

GIIAS 2020 Surabaya awalnya ingin dihelat pada kuartal satu, tapi sempat mundur ke 2 – 6 September gara-gara hantaman Covid-19 di Tanah Air sejak Maret kemarin. Kini, pameran itu dipastikan batal.

“Sebuah keputusan berat bagi kami untuk membatalkan penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2020 karena industri otomotif saat ini telah siap untuk mulai bangkit kembali. Namun, kesehatan masyarakat khususnya di Jawa Timur tetap menjadi prioritas kami, sehingga dengan satu suara Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) mengambil keputusan ini,” kata Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo pada Kamis (16/7/2020) melalui keterangan resmi.

Ketua III GAIKINDO Rizwan Alamsjah, yang juga adalah Ketua Penyelenggara pameran GIIAS, menegaskan penundaan ini bukan karena ketidaksiapan penyelenggaraan pameran. Keputusan didasarkan atas kepedulian terhadap angka penyebaran Covid-19 di Jawa Timur khususnya kota Surabaya.

Pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara itu pada 2020 sebenarnya ingin diadakan di Surabaya, Makassar, Medan, dan terakhir—yang termegah dan terpenting—di Serpong. Edisi Makassar dan Medan sendiri sudah diumumkan batal pada Mei silam.

Adapun pameran di Serpong mundur menjadi penghujung Oktober. Tadinya, tanggal pelaksanaan adalah 7 – 17 Agustus.

Tunggu Agustus
Nangoi, ketika dihubungi Mobil123.com pada Rabu (15/7/2020) kemarin, mengatakan bahwa sementara ini GIIAS 2020 di Serpong masih sesuai rencana yaitu 22 Oktober – 1 November mendatang. Kendati begitu, ada peluang mundur atau batal jika kondisi masih tak memungkinkan.

“Sementara GIIAS masih sesuai jadwal. Tapi semua tentu akan tergantung dari kondisi pandemi Covid-19 ini,” pungkas dia.

Gaikindo akan membicarakan lagi nasibnya, setelah melihat situasi pandemi dua bulan sebelum hari-H. Artinya, tren kasus pandemi pada Agustus menjadi penentu.

“Kalau pada saat dua bulan sebelum itu kondisi masih jelek mungkin kami harus revisi. Takutnya kalau kami sudah batalkan ternyata dalam waktu dekat bisa membaik sayang juga. Jadi akhirnya kami sudah pikirkan beberapa bulan sebelum itu kami bakal pelajari semuanya,” papar Nangoi. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar