Gawat, Vinales akan Start dari Pit

Berita Otomotif

Gawat, Vinales akan Start dari Pit

VALENCIA – Maverick Vinales akan memulai balapan dari pit karena membuka segel mesin keenam.

Yamaha telah mengonfirmasi bahwa pada Jumat, mereka harus membuka segel mesin keenam. Hal ini tentunya memiliki akibat karena sebagai tim, Yamaha hanya memiliki jatah lima mesin selama satu musim. Hukumannya adalah start dari pit.

Pada balapan Minggu besok, Vinales akan memulai dari pit. Ia baru dilepas dari pit setelah seluruh pembalap melintas. Hal ini tentunya akan membuang peluang Vinales untuk menjadi juara dunia. Pria asal Spanyol juga masih memiliki masalah pada motornya sehingga akan semakin sulit mengejar ketertinggalan.

“Masalahnya sudah dimulai sejak Jerez karena di sana kami sudah membuka segel mesin ketiga. Karena jika tidak melakukan itu, saya masih punya empat mesin. Sejak di Aragon, saya sudah kehabisan mesin, jadi kami mengatur sebaik-baiknya dan semampunya di balapan kedua di Aragon. Kami bertarung di sana dengan mesin yang sudah melakukan perjalanan jauh,” ucap Vinales.

Ia dan timnya terpaksa membuka segel mesin keenam karena alasan keamanan. Namun masalah yang dialami Vinales dan timnya bukan hanya mesin, Ia mengatakan masih kesulitan mendapatkan grip terbaik pada motornya.
Maverick Vinales Start dari Pit
“Kami sudah menjalani hampir satu musim dengan hanya mengandalkan dua mesin saja. Kami mengatur sebaik-baiknya. Kami memutuskan untuk menggunakan mesin baru karena tidak aman jika masih menggunakan mesin yang sama. Mungkin kami bisa menumpahkan oli di lintasan, jadi kami putuskan untuk menggunakan mesin baru,” jelasnya kemudian.

Vinales benar-benar apes pada musim ini. Sebelumnya rider asal Spanyol ini mengalami rem blong. Nyawanya terancam saat itu karena Ia harus lompat dari motor saat kejadian dan tengah melaju 300 kilometer perjam.

Di Valencia sendiri, ada satu orang kru Vinales yang ternyata positif covid-19. Kru tersebut sudah dipulangkan dan harus menjalani isolasi mandiri. Yamaha juga mengeluarkan beberapa kru yang sempat terlibat komunikasi jarak dekat dengan sang pembawa virus. Hal ini juga berlaku kepada Massimo Meregalli selaku Direktur tim.

Boss tim Yamaha tersebut dilarang berada di sekitar sirkuit karena mencegah virus semakin meluas. Meregalli diketahui melakukan kontak dengan member tim yang positif covid-19. Lengkap sudah bencana yang harus dialami Vinales pada MotoGP Eropa kali ini. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar