First Ride Kawasaki W175

Berita Otomotif

First Ride Kawasaki W175

BOGOR – Kawasaki W175 di uji coba di kawasan Bukit Sentul, Bogor, Jawa Barat.

PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), mengadakan sesi test ride salah satu produk terbarunya yakni W175. Motor bergaya retro ini ditantang untuk menaklukkan medan terjal berbukit. Mobil123.com menjadi bagian dari peserta test ride kendaraan yang di produksi di Indonesia tersebut.

KMI sendiri baru meluncurkan W175 dua pekan silam. Motor berkapasitas 175 cc tersebut dihadirkan guna menciptakan segmen baru dan mendobrak pasar motor sport 150 cc. Gayanya yang klasik juga menjadi daya tarik tersendiri di mata calon konsumen.

Baca juga : Inden Kawasaki W175 Capai 1.500 Unit

Kubikasi mesin yang tidak terlalu besar membuat bodi motor secara keseluruhan terasa cukup ramping. Tidak hanya itu, tinggi jok dari permukaan tanah hanya 775 mm, sehingga pengendara dengan postur tubuh di bawah 170 cm tetap bisa menapak sempurna.

KMI menawarkan dua pilihan Kawasaki W175 yakni tipe standar dan Special Edition (SE). Adapun perbedaan dari keduanya dapat dilihat dari beberapa komponen seperti jok, rumah roda dan grafis di tangki bahan bakar.

Pada sesi test ride di kawasan Rainbow Hills, kami mendapatkan unit SE dengan warna metallic matte covert green. Raungan mesin terdengar halus begitu pula dengan getaran mesin. Pada awalnya kami mengira motor ini akan menawarkan riding position layaknya motor klasik. Namun setelah berada di atas motor, posisi berkendara kami bisa dibilang sedikit menunduk.

“Kami selalu menanamkan aura sport pada setiap motor kawasaki. Maka dari itu posisinya agak menunduk terlebih untuk pengendara yang memiliki postur lebih dari 170cm,” ujar Sucipto Wijono Line Head Research Development & Design Marketing Division KMI.

Mobil123.com memulai sesi test ride dengan berjalan beriringan. Ketika melakukan start hentakan motor memang terasa spontan. Namun ketika kami menghadapi lintasan menanjak cukup tinggi, tarikan motor terasa berat. Terlebih bobot kami yang cukup besar membuat kendaraan semakin susah berakselerasi.

Walhasil kami hanya menggunakan gigi persneling rendah guna menaklukkan medan jalan seperti di atas. Pada jalan datar memang hanya gigi 1 sampai 3 yang tarikannya terasa spontan. Selanjutnya motor bergerak agak lambat.

Karakter mesin Kawasaki W175 memang layaknya motor klasik mereka lainnya (W800 dan W250). Ketiga kuda besi tersebut memang di desain untuk berkendara santai dan fokus pada kenyamanan.

Kami bisa menikmati perjalanan dengan handling yang mumpuni dari Kawasaki W175. Hal ini berkat penggunaan sasis rigid semi-double cradle. Melintasi jalan berlubang, bergelombang hingga berbatu dapat dilalui dengan mudah.

Kesimpulan:

Kawasaki W175 adalah motor jenis sport klasik yang menawarkan sensasi berkendara ciamik. Bodinya yang ramping berpadu dengan handling mumpuni, membuat motor ini layak dijadikan kendaraan komuter.

Dengan banderol di kisaran Rp 30 jutaan, Kawasaki W175 bisa menjadi pilihan lain bagi pengguna motor sport 150cc yang ingin naik kelas. Bahkan bagi para penggila modifikasi, motor ini sangat cocok sebagai bahan untuk berkarya. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual