Daihatsu Genjot Recall Gran Max dan Luxio

Berita Otomotif

Daihatsu Genjot Recall Gran Max dan Luxio

JAKARTA – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengakui bahwa jumlah pelanggan yang mengikuti recall Daihatsu Grand max 1.5 dan Luxio masih sangat sedikit.

Berdasarkan data yang kami dapatkan, dari 36.915 unit terdampak baru 2.574 berhasil dihubungi. Kemudian, jumlah unit yang sudah melakukan booking recall baru 1.334 unit. Sementara jumlah unit yang sudah perbaiki baru 361 unit.

“Tapi kami terus aktif untuk menghubungi pelanggan yang terdampak recall ini. Memang masih sedikit tapi untuk recall ini tidak ada batas waktu karena ini adalah komitmen kami untuk menjamin produk yang kami keluarkan,” ungkap Rudy Ardiman, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor.

ADM resmi melakukan recall terhadap Daihatsu Gran Max 1.5-liter dan Luxio. Recall ini dilakukan setelah adanya enam mobil Gran Max dan Luxio mesinnya mati saat dikendarai. Saat dilakukan perbaikan, ditemukan bahwa Connecting Rod pada mesih 1.5L 3SZ mengalami kerusakan.

Akibat kerusakan ini, PT ADM melakukan recall terhadap 36.915 unit kendaraan Gran Max dan Luxio. Perbaikan yang dilakukan akan menghabiskan waktu sedikitnya 14 jam. Selain gratis, PT ADM juga akan memberikan voucher paket ganti oli untuk konsumen yang sudah mengikuti recall.

Sayangnya, meski PT ADM aktif untuk menghubungi para pelanggan, pelanggan masih banyak yang enggan untuk memenuhi recall. Hal ini dikarenakan Gran Max dan Luxio merupakan kendaraan niaga sehingga selalu digunakan setiap harinya. Recall yang memakan waktu cukup lama tersebut dianggap bisa mempengaruhi bisnis pemilik kendaraan. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar