Daihatsu: Kami bakal Ikut Toyota Jual Mobil Hybrid di Indonesia

Berita Otomotif

Daihatsu: Kami bakal Ikut Toyota Jual Mobil Hybrid di Indonesia

JAKARTA – Daihatsu menegaskan bakal mengekor langkah Toyota meluncurkan dan menjual mobil hybrid di Indonesia.

Di sela-sela konferensi pers virtual pada akhir 2020, eksekutif Daihatsu Indonesia mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan model hybrid. Ini sama dengan kebijakan Toyota yang memang akan fokus di kendaraan dengan teknologi tersebut dan siap memulai perakitan lokal pada 2022.

“Pada dasarnya kami itu, kan, grup Toyota. Kalau secara teknologi, (mobil) hybrid yang dipakai Daihatsu akan seperti Toyota. Jadi pada dasarnya sama seperti Toyota, Daihatsu juga akan mengeluarkan model hybrid. Tahun peluncurannya kapan, ya, kami ikuti Toyota saja,” ucap Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT. Astra Daihatsu Motor pada Kamis (17/12/2020) menanggapi pertanyaan Mobil123.com.

Detail mengenainya tidak Amel beritahu. Akan tetapi, sejak awal 2019 Kementerian Perindustrian sudah mengumumkan Toyota – Daihatsu berencana melakukan perakitan lokal kendaraan hybrid pada tahun yang sama yakni 2022.


Jenis kendaraan hybrid dalam rencana mereka tak hanya multi purpose vehicle (MPV). Ada pula yang dari jenis sport utility vehicle (SUV).

Sejak 2019, pabrikan-pabrikan otomotif di Indonesia mulai memperbanyak lini produk hybrid, plug-in hybrid (PHEV), maupun listrik murni mereka. Komitmen investasi untuk perakitan kendaraan listrik juga mereka berikan.

Toyota, misalnya, kini memiliki tujuh model hybrid, PHEV, plus listrik murni. Mereka pun mengumumkan rencana merilis 10 mobil listrik baru dalam lima tahun ke depan serta investasi dengan total nilai USD 2 miliar. Eksekutif mereka di negeri ini juga sempat menerangkan rencana mobil hybrid murah.

Hyundai, di sisi lain, punya dua mobil listrik murni termurah di Tanah Air dan sedang membangun pabrik. Sementara, Nissan merilis Kicks e-Power sebagai mobil hybrid termurah.

Ini semua adalah respons dari keinginan pemerintah mendorong bertumbuhnya pasar kendaraan listrik berbasis baterai. Pada Oktober 2021, beragam insentif fiskal maupun nonfiskal untuk mobil dan sepeda motor hybrid, PHEV, plus listrik murni mulai diterapkan agar harga jualnya bisa lebih terjangkau oleh masyarakat.


Pemerintah menargetkan pada 2025 kendaraan hybrid, PHEV, maupun listrik murni akan berkontribusi 20 persen dari total unit yang diproduksi lokal. Target ini berlaku bagi mobil maupun sepeda motor. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar