Blue Bird Group akan Gunakan Armada Bertenaga Listrik Asal Cina

Berita Otomotif

Blue Bird Group akan Gunakan Armada Bertenaga Listrik Asal Cina

JAKARTA – Blue Bird Group akan menyambut era mobil listrik dengan tangan terbuka melalui armada terbarunya.

Setelah memperbarui armadanya dengan menggunakan Toyota Avanza Transmover, Blue Bird akan menggunakan mobil Cina bertenaga listrik untuk pelanggannya. Kabarnya, Blue Bird telah mempersiapkan beberapa poolnya untuk dapat memenuhi kebutuhan armada mobil listrknya.

Menariknya, pihak PLN (Perusahaan Listrik Negara) adalah yang pertama kali menyampaikan informasi tersebut. Hal ini karena Blue Bird membangun charging station di beberapa pool mereka disusul oleh kehadiran mobil BYD berwarna biru langit di pool-pool taksi Blue Bird.

“Mereka sudah pesan, memang untuk dijadikan armada taksi bertenaga listrik. Untuk unitnya pakai BYD, dari yang saya dengar untuk awalnya pakai 100 unit,” kata Zainal Arifin, Division of Engineering and Procurement Planning PLN.

Blue Bird sendiri tidak menampik akan informasi penggunaan mobil listrik asal Cina untuk armada mereka. Mereka bahkan menegaskan bahwa langkah yang dilakukannya akan mampu memberikan kenyamanan lebih terhadap pelanggannya.

“Penggunaan kendaraan listrik, Bluebird sebagai perusahaan yang taat hukum akan menunggu peraturan dan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Saat ini Peraturan Presiden (Perpres) untuk kendaraan berbahan bakar listrik, masih dalam tahap penyelesaian terakhir sebelum diterbitkan oleh Kementerian terkait,” tulis Amelia Nasution, Direktur Marketing, PT Blue Bird Tbk

Menariknya, BYD E6 yang digunakan tersebut adalah mobil hatchback, jenis kendaraan yang tabu untuk dilakukan oleh Blue Bird. Selama ini, Blue Bird hanya menggunakan taksi dan MPV untuk dijadikan taksi reguler mereka.

BYD E6 hadir dengan mengandalkan baterai tipe Iron Phosphate (Fe) berkapasitas 80 kWh. Dengan sumber tenaga ini, kendaraan mampu menempuh jarak hingga 400 km untuk satu kali pengisian. Sementara waktu pengisian daya pun terbilang cukup cepat yaitu hanya 120 menit.

Penggunaan mobil listrik cepat atau lambat memang harus dilakukan dan Blue Bird pun terkesan tidak mau ketinggalan untuk menyambut inovasi ini. Maklum, Blue Bird sendiri dianggap telah ketinggalan dalam berinovasi sehingga sempat kalah bersaing dengan taksi online. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar