Langka! Suzuki Ertiga Diesel Hybrid Bekas, Harga Menarik

Panduan Pembeli

Langka! Suzuki Ertiga Diesel Hybrid Bekas, Harga Menarik

JAKARTA – PT Suzuki Indomobil Sales sempat meluncurkan Ertiga bermesin diesel yang sudah dilengkapi dengan teknologi turbo pada awal tahun 2017.

Boleh dikatakan bahwa ini adalah model pertama Suzuki dengan mesin diesel di Indonesia. Sebelumnya, Suzuki hanya menjual kendaraan dengan mesin bensin baik untuk kendaraan penumpang maupun niaga. Mobil ini pun kemudian lebih dikenal sebagai Suzuki Ertiga Diesel Hybrid.

Di Mobil123, ada ratusan pilihan Suzuki Ertiga Diesel Hybrid bekas yang diiklankan. Tentu ini menjadi sebuah pilihan menarik karena mobil ini cukup jarang ada di jalanan. Maklum, pesonanya memang tenggelam dengan Suzuki Ertiga bermesin bensin.Suzuki Ertiga Diesel Hybrid

Suzuki Ertiga Diesel Hybrid bekas ini pun dijual dengan harga yang sangat menarik. Salah satunya adalah yang dijual oleh dealer Mahkota Mobil di kawasan Jakarta Barat. Dalam iklan tersebut dituliskan bahwa mereka menjual Suzuki Ertiga Diesel Hybrid bekas seharga Rp 134 juta.

Dalam keterangannya disebutkan bahwa kondisi mobil masih dalam kondisi prima dan siap untuk langsung digunakan. Mereka pun menjamin bahwa mobil bukanlah bekas tabrak maupun banjir sehingga pelanggan bisa lebih tenang.

Pembelian mobil bisa dilakukan secara tunai maupun kredit. Namun bila ingin membeli secara kredit, maka sudah disiapkan sejumlah paket yang bisa dipilih pelanggan. Tentunya ini dapat menjadi pilihan menarik.

Suzuki Ertiga Diesel Hybrid

Suzuki Ertiga Diesel Hybrid dilengkapi mesin diesel common rail berkapasitas 1.3 liter dengan tenaga 88 Hp pada 4.000 rpm dan torsi maksimal 200 Nm yang hadir di 1.750 rpm. Tak lupa, Suzuki menggandang teknologi SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki) pada mesin diesel ini.

Variabel utama dari SHVS adalah ditanamnya Integrated Starter Generator (ISG). Perangkat ini yang seterusnya membuat New Ertiga Diesel memiliki fitur engine start stop dan dapat diaktifkan atau tidak seusai kebutuhan oleh pengemudi melalui tombol di dalam kabin.

Fungsi utama ISG sendiri adalah menggantikan sistem motor starter konvensional berikut generator dan flywheel. ISG akan secara otomatis menghentikan kerja pada ruang bakar saat kendaraan idle atau statis dalam jangka waktu tertentu. Dan selanjutnya dapat menghidupkan mesin sepersekian detik saat pedal kopling diinjak. PT SIS mengklaim bahwa dengan sistem ini, efisiensi bbm akan meningkat hingga 50 persen. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar