All-new Nissan Livina, Petaka Pengkopi Proyek Kolaborasi

Mobil Baru

All-new Nissan Livina, Petaka Pengkopi Proyek Kolaborasi

JAKARTA - All-new Nissan Livina baru saja diluncurkan. Berkolaborasi dengan Mitsubishi yang merupakan bagian dari Aliansinya, akankah di masa mendatang senasib dengan pengkopi proyek sejenisnya yang akhirnya disuntik mati satu per satu?.

All-new Nissan Livina, seperti kita ketahui secara umum sama persis dengan Mitsubishi Xpander. Dengan platform sama pembedaan paling kentara pada tampang terdapat pada fascia depan, khususnya pada grille depan V-Motion khas Nissan.

Selain itu, desain rear combination lamp All-New Livina juga berlainan dengan Xpander. MPV yang akhirnya diperbarui setelah dua tahun ini menghadirkan desain lampu V-Motion, sedangkan ‘saudaranya’ dari Mitsubishi mempunyai lampu dengan bentuk ‘L’.

Tak ketinggalan, terdapat pula fitur keamanan terkini seperti Hill Start Assist, Vehicle Dynamic Control dan Traction Control System. Ada pula kapasitas tujuh penumpang dengan pengaturan kursi fleksibel. 

Pertanyaan yang muncul, apakah proyek kolaborasi ini akan sukses ?. Karena tak lepas dari ingatan kita, pengkopi atau produk yang diproduksi mengikuti model yang telah ada di brand lainnya terbukti gugur satu per satu.

Proyek kolaborasi yang tergolong membawa sukses kedua pabrikan dilakukan oleh Toyota dan Daihatsu. Mulai dari Agya-Ayla, Calya-Sigra, Rush-Terios hingga yang paling sukses adalah Avanza-Xenia yang penguasa kelas low MPV.

Berikut adalah pengkopi dari proyek kolaborasi yang menjadi korbannya. 

Mazda VX-1


PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) sebagai pemegang merek Mazda di Indonesia yang baru laangsung memutuskan untuk menghentikan penjualan Mazda VX-1. Dicoretnya kembaran dari Suzuki Ertiga ini tak lepas dari jumlah penjualannya yang terus merosot. 

EMI yang memulai bisnisnya dengan Mazda pada 2017 melihat sudah tidak ada utungnya untuk menjual VX-1. Apalagi menurut data Gaikindo 2016, low MPV ini hanya laku terjual 27 unit saja. 

Di sisi lain, kembarannya Suzuki Ertiga masih bertahan hingga saat ini. Dan baru melansir generasi kedua bertepatan dengan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018.

Keberadaan VX-1 mirip dengan all-new Nissan Livina. Keduanya sama-sama bermain di low MPV, kelas paling keras dan seksi di Indonesia. Kompetitornya tergolong berat, mulai dari Sang Raja Toyota Avanza, Ertiga, Honda Mobilio hingga saudaranya sendiri Mitsubishi Xpander.

Isuzu Bison


Nama Isuzu Bison pastinya tidak begitu populer, apalagi jika dibandingkan dengan kembarannya Mitsubishi L300. Di kelas kendaraan niaga ringan, L300 sangat terkenal dan memang dipercaya oleh para pengusaha karena ketangguhannya.

Bison sendiri bukan tanpa keunggulan. Salah satunya adalah dilengkapi dengan mesin sama dengan Isuzu Panther AJA1-L yang telah terkenal ketangguhan dan keiritannya. 

Berbeda dengan L300, Isuzu mengakhiri produksi Bison pada April 2018. Bukan karena alasan tidak laku, namun keberadaannya digantikan Isuzu Traga yang diklaim lebih tangguh karena selain menggunakan mesin Panther juga mengandalkan perangkat dari Isuzu Elf.

Mitsubishi Maven


Mitsubishi Maven pertama kali diluncurkan di Indonesia pada 2004. Kembaran dari Suzuki APV ini bertahan hanya dalam waktu 6 tahun hingga 2009. 

Meski memiliki bentuk yang nyaris sama dengan APV, namun Maven tetap mengandalkan mesin keluaran Mitsubishi berkode 4G15 berkapsitas 1.5-liter.  

Sayang nasib MPV mesin kolong Mitsubishi ini tidak seperti APV yang hingga saat ini masih dijual. Pada kurun waktu penjualannya, total terjual 3.422 unit yang artinya hanya 570 unit per tahun atau 47 unit per bulan.

Mitsubishi Colt T120SS


Mitsubishi Colt 120SS mulai diproduksi sejak 1997 di Indonesia. Selama 22 tahun, telah melahirkan 324.960 unit dan pada 2018, mobil ini telah terjual 9.840 unit atau sekitar 800 unit setiap bulannya.

Kendaraan niaga ringan yang sebangun dengan Suzuki Futura ini  menggunakan kode 4G15 12 valve 4-silinder dengan kapasitas 1.468 cc. Hasil outputnya mencapai 84 hp pada 5.750 rpm sementara torsi maksimalnya 122 Nm pada 3.750 rpm.

Mitsubishi menghentikan produksi Colt T120SS awal 2019 karena adanya saling ketergantungan antara kedua pabrikan. Dan sebelum masa produksi berakhir, Colt T120SS terjerat recall sama dengan Suzuki Futura. Problem terletak pada bagian transmisi yang merupakan buatan dari Suzuki. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support