5 Obat yang Harus Dibawa saat Mudik Bersama Anak

Panduan Pembeli

5 Obat yang Harus Dibawa saat Mudik Bersama Anak

JAKARTA – Perjalanan mudik memang membutuhkan persiapan ekstra. Tidak hanya mobil, namun pengendaranya juga harus dipersiapkan.

Namun, bagi pemudik yang membawa anak-anak, persiapan harus dilakukan lebih matang lagi di antaranya adalah dengan menyiapkan obat-obatan agar saat terjadi hal-hal darurat, Anda bisa mengobat si kecil sebagai pertolongan pertama.

Lantas, apa saja obat-obatan yang sebaiknya dibawa dalam perjalanan? Berikut daftarnya dari Ikatan Dokter Anak Indonesia.

1. Obat demam dan sakit kepala
Penyakit demam dan sakit kepala adalah penyakit yang paling sering menimpa anak-anak. Obat demam dan sakit kepala yang dapat digunakan bagi anak adalah parasetamol dan ibuprofen. Meski mudah didapat dan murah, namun bila mencarinya saat perjalanan akan merepotkan khususnya obat berbentuk cair untuk anak. Tidak ada salahnya untuk menggunakan jenis tablet kunyah atau menggunakan botol plastic agar tidak mudah pecah.

2. Obat mual, muntah, dan diare
Mual dan muntah dapat terjadi ketika seseorang mengalami mabuk perjalanan atau dapat pula sebagai gejala infeksi saluran cerna atau diare. Obat mual dan muntah yang umum digunakan untuk anak adalah jenis domperidon. Obat ini dapat dibeli di apotek dengan resep dokter.

Sementara untuk diare, hal terpenting adalah rehidrasi atau penggantian cairan tubuh. Cairan rehidrasi oral, lebih dikenal dengan nama oralit, dapat diperoleh dalam bentuk kemasan saset sehingga mudah dibawa. Untuk mempercepat kesembuhan, penderita dapat diberikan zink yang tersedia dalam bentuk tablet.

3. Obat batuk dan pilek
Batuk dan pilek juga merupakan penyakit umum pada anak. Obat untuk mengatasi gejala batuk dan pilek untuk anak sebagian besar berupa sirup. Sementara itu, anak besar atau dewasa dapat menggunakan tablet.

Bahan obat batuk misalnya ambroksol, bromheksin, guaifenesin, dan gliseril guaiakolat. Sementara itu, bahan untuk mengurangi gejala pilek, hidung berair atau tersumbat di antaranya klorfeniramin maleat, triprolidin, dan pseudoefedrin. Perlu diperhatikan bahwa ada beberapa kombinasi yang sudah mengandung obat parasetamol sehingga tidak perlu pemberian obat demam lagi.

4. Obat alergi
Pastikan Anda membawa obat alergi. Serangan alergi dapat terjadi sewaktu-waktu dan bila dibiarkan makin lama menghilangnya. Obat alergi ada beberapa macam, misalnya CTM, setirizin, loratadin, atau desloratadin. jenisnya pun ada dalam bentuk sirup maupun tablet.

5. Obat luka ringan
Banyaknya aktivitas saat liburan tentu membuat kita beresiko untuk mengalami luka. Untuk luka ringan, misalnya luka lecet atau gores dan tidak menyebabkan banyak perdarahan, perawatan luka dapat dilakukan sendiri. Prinsipnya bersihkan area luka, berikan antiseptik, dan bila perlu tutup dengan pembalut luka atau plester. Untuk itu, diperlukan kasa steril, kapas (sebaiknya kapas alkohol), antiseptik povidone iodin, dan plaster. [Adi/Ikh/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual