3 Tututan Gaikindo Jika Pemerintah Berlakukan Euro 4

Berita Otomotif

3 Tututan Gaikindo Jika Pemerintah Berlakukan Euro 4

JAKARTA – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih lebih fokus pada realisasi Euro4 ke depan dibanding dengan wacana aturan baru mobil listrik.

Hal ini dikarenakan masih Pekerjaan Rumah (PR) Pemerintah yang masih belum diselesaikan. Padahal, pemberlakukan aturan Euro4 sudah harus dimulai pada akhir tahun 2018 atau sekitar satu tengah tahun lagi.

“Yang masih diributkan adalah Euro4. Kemarin kami baru saja membereskan dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Lingkuhan Hidup dan Kehutanan mengenai Euro4 agar aturannya harus sesuai dengan apa yang sudah disepakati bersama,” ungkap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo.

Ia pun mengatakan bahwa ada setidaknya tiga permintaan yang diajukan Gaikindo ke Pemerintah agar program Euro 4 tersebut dapat berhasil. Di antaranya adalah terkait dengan ketersediaan bahan bakar dan pendistribusiannya.

“Permintaan kami ada tiga ke Pemerintah terkait Euro4. Pertama adalah bahan bakar Euro4 tolong disiapkan karena kami tidak memproduksi bahan bakar. Kedua adalah bahan bakar tersebut harus didistribusikan secara merata di Indonesia. Ketiga Kementerian Perhubungan harus siap melakukan uji tipe kendaraan karena ada ratusan kendaraan yang harus diuji lagi. Sementara saat ini untuk menguji antriannya setengah mati. Kalau tidak (dipenuhi permintaan) indsutri otomotif akan berhenti,” ungkapnya.

Ia pun menegaskan bahwa kendaraan ramah lingkungan saat ini yang paling masuk akal di Indonesia adalah kendaraan dengan teknologi Euro4. Bila itu dilaksanakan dengan serius maka diharapkan program dapat berjalan dengan lancar.

“Kalau menurut saya, Euro4 kita jalanin saja dulu dengan benar, hangan bohong-bohongan. Kalau bohong-bohingan nanti mobilnya sudah Euro4 tapi bahan bakarnya belum Euro4 justru menjadi masalah di lapangan,” tambahnya.

Ia pun menyebut bahwa saat ini Pemerintah berharap pada bulan September 2018, mobil-mobil berbahan bakar bensin di Indonesia sudah memenuhi aturan Euro4. Sementara untuk bahan bakar diesel, aturan tersebut baru akan diterapkan pada sekitar 4 tahun lagi.

“Permintaan Pemerintah itu bertahap berubahnya. Jadi diesel diberi waktu sekian tahun sedangkan bensin diharapkan September tahun depan sudah menggunakan Euro4. Ini karena ada event negara (Asian Games) sehingga diharapkan Indonesia paling tidak sudah punya label Euro4, karena Euro2 itu jelek sekali,” pungkasnya. [Adi/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123          
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support