174.678 Kendaraan Tinggalkan Jakarta di Hari Pertama Libur Natal

Berita Otomotif

174.678 Kendaraan Tinggalkan Jakarta di Hari Pertama Libur Natal

JAKARTA – Sebanyak 174.678 kendaraan meninggalkan Jakarta pada hari pertama libur Natal.

Angka tersebut merupakan total kendaraan keluar Jakarta dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama. Gerbang tol tersebut adalah GT Cikupa (kendaraan menuju arah Barat), GT Ciawi (kendaraan menuju arah Selatan), GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (kendaraan menuju arah Timur).

“Total volume lalu lintas yang meninggalkan Jakarta ini naik 34,5 persen jika dibandingkan kondisi normal,” ungkap Dwimawan Heru Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga.

174.678 Kendaraan Tinggalkan Jakarta di Hari Pertama Libur Natal

Dari jumlah tersebut, 36.216 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Ciawi 1 Jalan Tol Jagorawi. Angka tersebut naik 48 persen dari lalu lintas normal. Kemudian 48.596 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak. Jumlah tersebut menurun 4,8 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Sedangkan untuk kendaraan yang keluar melalui GT Cikampek Utama tercatat mencapai 53.737 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikampek Utama atau naik 77 persen dari lalin normal. Terakhir, kendaraan yang keluar dari GT Kalihurip Utama 1 mencapai 36.129 kendaraan atau turun 25 persen dari normal. Sehingga, total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur adalah sebanyak 89.866 kendaraan, naik 52 persen dari lalin normal.

Banyaknya jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta tersebut menunjukkan bahwa himbauan untuk tetap berada di rumah saat musim libur Natal dan tahun baru 2021 tidak terlalu diindahkan masyarakat. Padahal berlibur dapat meningkatkan risiko terjadinya penularan virus Covid-19 dan membahayakan pelaku perjalanan karena tidak ada yang tahu dari mana asal penularan.

Bahkan, jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Pada tanggal 24 Desember, jumlah kasus positif Covid-19 meningkat 7.199. Sementara kasus sembuh hanya bertambah 5.277 orang dan 181 orang meninggal dunia.

“Lonjakan kasus positif bukanlah hal yang patut diremehkan mengingat lonjakan kasus ini membawa dampak lanjutan lainnya seperti berkurangnya jumlah tempat tidur di isolasi maupun ruang ICU, di mana di beberapa daerah kapasitasnya sudah di atas 70 persen terisi,” ungkap Prof. Wiku Adisasmito Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar