Xpander Kalah dari Avanza, Mitsubishi Siapkan Serangan Balik

Berita Otomotif

Xpander Kalah dari Avanza, Mitsubishi Siapkan Serangan Balik

JAKARTA - Mitsubishi Xpander harus mengaku kalah dari Toyota Avanza di semester satu 2019. Apa strategi yang dilancarkan Mitsubishi untuk enam bulan ke depan?

Xpander, menurut data yang diberikan Mitsubishi kepada Mobil123.com, menghasilkan penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) 32.699 unit sepanjang Januari - Juni kemarin. Sementara itu, Avanza, jika menilik data internal Toyota yang diterima Mobil123.com, menorehkan sekitar 39.700 unit.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year), capaian Xpander turun 18,15 persen. Sebaliknya, Avanza yang baru saja mendapatkan penyegaran model pada Januari naik tipis 4,43 persen.

Dari sisi penjualan retail (dealer ke konsumen), prestasi Xpander pun di bawah Avanza. Low multi purpose vehicle (LMPV) andalan Mitsubishi ini meraih 32.652 unit, sedangkan sang jagoan Toyota mampu mencatatkan volume di kisaran 37.300 unit.

Perbandingan year on year secara retail untuk kedua model ini sendiri tidak tercantum.

Lanjutkan Kampanye Terkini
Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), dalam Annual Media Gathering pada awal 2019 mengatakan tekad untuk menjadikan Xpander nomor satu di segmen LMPV. Sepanjang tahun lalu sendiri, model yang meluncur pertama kali pada Agustus 2017 ini sempat menjadi nomor satu di sembilan bulan pertama sebelum disusul kembali oleh sang juara bertahan Avanza.

Menanggapi posisi terkini Xpander pada paruh pertama 2019, Irwan Kuncoro selaku Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI mengatakan target pertama sekali yaitu membawa model itu ada di deretan LMPV terlaris Indonesia sebenarnya sudah diraih. Kendaraan yang desainnya amat mirip sebuah sport utility vehicle (SUV) tersebut sejauh ini bahkan selalu masuk dua besar.

Untuk bersaing dengan Avanza, merek berlogo tiga berlian itu akan melanjutkan kampanye terkini Xpander yaitu ‘Xpander Pinter Bener’ yang belum lama diinisiasi. Tujuannya adalah meyakinkan konsumen mengenai total cost of ownership versi produksi dari XM Concept ini karena tipe konsumennya sudah bergeser dari emosional menjadi rasional dan fungsional.

“Kampanye sebelumnya, kan, bicara mengenai bagaimana unique selling point (USP) yang salah satunya bertenaga. Hal ini ketika itu belum sampai karena orang baru merasakan yang bisa langsung dirasakan seperti luas, lega, nyaman, senyap. Sekarang, yang kami kampanyekan adalah selain USP itu tadi total cost of ownership-nya juga menguntungkan mulai dari total biaya perawatan, harga jual kembali, dan lain-lain,” paparnya menanggapi pertanyaan Mobil123.com. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support