Waspadai STNK Bermasalah Saat Beli Mobil di Pelelangan

Panduan Pembeli

Waspadai STNK Bermasalah Saat Beli Mobil di Pelelangan

JAKARTA – Salah satu yang menjadi perhatian dalam membeli mobil di pelelangan adalah adanya masalah surat-surat kepemilikan. Hal ini dikarenakan sebagian besar mobil yang dilelang adalah mobil hasil tarikan kredit.

Daddy Doxa Manurung, ‎Chief Operation Officer PT. Balai Lelang Serasi (Ibid) - Astra International mengakui hal tersebut. Untuk itu, dalam brosur lelang selalu disebutkan kondisi surat-surat kendaraan tersebut.

“Jadi begini, saya juga tidak bisa jamin 100 persen STNK itu asli. Karena disini kebanyakan mobil leasing dan yang terjadi sering kasusnya mobil ditarik paksa. Karena tarik baik-baik tidak bisa, tim leasing bisa mencegat di jalan kemudian ditarik. Nah, STNK itu seringnya masih ada di dompet pengemudi dan tidak terbawa, jadi datang ke sini tidak ada STNKnya,” ungkap Doxa.

Selain itu, ada pula kasus dimana STNK ada dan diserahkan pemiliknya secara baik-baik. Namun pemiliknya kemudian melakukan pengaduan ke Polisi dan mengaku dirampok atau diambil paksa.

Selain itu, ada pula kasus dimana STNK ada, namun diblokir oleh pemilik lamanya. Sehingga pembeli tidak bisa melakukan pergantian nama. Laporan tersebut kemudian diterima oleh Polisi dan STNK diblokir. Ketika mobil ini terbeli dan mau balik nama tidak bisa karena terblokir

“Ini memang bisa terjadi dan baru ketahuan setelah beberapa bulan setelah lelang. Tapi kami tidak lepas tangan, kami akan bicara ke pihak leasing dan mereka a menjelaskan kasusnya seperti apa pada Kepolisian. Nah kalau ternyata ini tidak bisa selesai kasusnya, maka uangnya akan saya kembalikan. Itu memang ada tapi itu kecil jumlahnya. Setiap bulan mungkin hanya 3-5 mobil,” terang Dexa.

Untuk menghindari hal-hal tersebut, Benhard Humisar, Head of National Operation PT Ibid pun sudah melakukan pengecekan surat-surat terlebih dahulu sebelum dilelang. Kalaupun ternyata STNK bermasalah, kondisi tersebut akan disampaikan terbuka pada peserta lelang.

“Biasanya sebelum lelang kami cek ke Polda setempat untuk memeriksa mobil tersebut diblokir atau tidak. Kalau diblokir kami cantumkan, STNK hilang, kami cantumkan, BPKB dalam proses kasus, kami tulis. kami tidak mau peserta lelang luput informasi, karena nanti mereka menuntut ke kami. Padahal kami cuma dititipkan untuk melelang,” pungkas Benhard. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support