Viral Video Pick Up Terguling ke Jurang, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Otomotif

Viral Video Pick Up Terguling ke Jurang, Tidak Ada Korban Jiwa

LUMAJANG – Sebuah pick up jatuh terguling ke jurang setelah kehilangan kendali di Desa Argosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kecelakaan ini menjadi viral karena ada sebuah video yang menampilkan kejadian kecelakaan dari awal hingga akhir. Dalam video berdurasi 39 detik tersebut terlihat bahwa mobil yang diketahui Mitsubishi L300 melaju dalam kecepatan tinggi padahal kondisi jalan masih dibersihkan karena ada sisa longsor di tengah jalan.

Sisa longsor tersebut menyebabkan jalan licin dan membuat mobil kehilangan kendali kemudian meluncur ke arah jurang. Sebelum masuk jurang, mobil sempat menabrak pohon. Ketika menabrak pohon tersebut, beberapa penumpang di bak belakang terpental.

Setelah menabrak pohon, mobil pun terguling beberapa kali. Beruntung, pengemudi berhasil keluar dari dalam kabin meski mobil masih dalam kondisi terguling. Mobil baru berhenti terguling setelah menyentuh dasar jurang.

Dikabarkan bahwa sebenarnya pengemudi sudah diminta untuk menunggu jalan dibersihkan namun tetap memaksa melintas. Akibatnya, kecelakaan tunggal pun akhirnya terjadi. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

“Wong kongkon meneng, ojo munggah (sudah dibilang untuk diam saja, jangan naik),” ungkap suara dalam video tersebut.

Hati-hati, Perhatikan Kondisi Jalan Terlebih di Musim Hujan

Hujan
Sebelumnya kami pernah menyampaikan bahwa mengurangi kecepatan dalam berkendara bisa menyelamatkan nyawa. Terlebih di saat musim hujan dimana kondisi jalan akan lebih licin bila dibandingkan dengan kondisi normal.

Untuk itu, pengemudi memang harus meningkatkan kewaspadaannya dalam berkendara. Jalan yang licin akan membuat jarak pengereman menjadi lebih jauh dibanding saat normal. Kondisi ini akan membuat mobil menjadi lebih sulit untuk dikendalikan terlebih saat kecepatan tinggi.

Sebaliknya, dengan menjaga kecepatan kendaraan tetap rendah maka rem akan dapat bekerja lebih optimal dan jarak pengereman akan lebih pendek. Dengan kondisi ini maka risiko terjadinya kecelakaan dapat diminimalisir karena kendaraan lebih mudah dikendalikan.

Hindari pula melakukan pengereman mendadak karena berpotensi membuat mobil tergelincir. Bila mobil sudah tergelincir, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh pengemudi untuk bisa menyelamatkan diri dan kendaraan. Untuk menghindari pengereman mendadak, pengemudi harus menjaga jarak aman dengan kendaraan lain selama berkendara. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar