Usai Taklukkan Sentul, Motor Listrik ini Berencana ke Mandalika

Berita Otomotif

Usai Taklukkan Sentul, Motor Listrik ini Berencana ke Mandalika

JAKARTA – Motor Listrik BL-SEV01 (Budi Luhur Sport Electric 01) akan kembali diujicoba. Kendaraan bertenaga listrik tersebut akan menjalani sesi uji coba durabilitas baterai menuju Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Sebelumnya dikabarkan motor sport listrik garapan Universitas Budi Luhur (UBL) ini telah menjalani dua kali pengujian. Pada pengujian pertama, BL-SEV01 hanya bisa menempuh tiga putaran saja di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, karena mengalami masalah teknis.

Kemudian pada pengujian kedua, hasilnya jauh lebih baik dan berhasil melahap 10 putaran di sirkuit Sentul. Pada kesempatan tersebut, mereka mengatakan telah mendapatkan hasil yang diinginkan yakni kecepatan maksimal.

Disebutkan pada saat tes, tim penguji BL-SEV01 mampu meraih kecepatan 135 km/jam. Berbekal hasil tersebut, pihak UBL masih berencana untuk melakukan serangkaian pengujian.

“Rencana ke depannya adalah menguji motor ini ke Mandalika. Karena setelah Sentul yang lebih mengedepankan kecepatan, uji coba ke Mandalika lebih ke durabilitas. Selain itu, kami juga ingin mempromosikan kawasan tersebut yang akan menghadirkan balapan kelas internasional,” ucap Kasih Hanggoro, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti (10/05).
Motor listrik UBL

UBL sendiri mengembangkan motor listrik BL-SEV01 ini berbekal dari kesuksesan mobil listrik pertamanya yakni Blitz. Beberapa komponen khususnya baterai, mengadopsi milik Blitz yang kemudian dirangkai kembali sesuai dengan kebutuhan motor.

BL-SEV01 sendiri menggunakan motor listrik BLDC 96 Volt yang diklaim mampu menghasilkan daya mencapai 16 kW. Adapun baterainya 48 Ah dengan controller 96 Volt 200 Ampere.

Disebutkan bahwa dengan spesifikasi seperti di atas, kemampuan baterai dari kondisi penuh dapat menempuh jarak hingga 100 kilometer. Untuk pengisian ulang baterai sendiri dikatakan membutuhkan waktu 4 jam.

Sebelum melakukan perjalanan turing ke Mandalika, pihak UBL menyadari akan potensi masalah yang akan dihadapinya. Namun hal tersebut tidak membuat nyali mereka gentar.

“Kami sadar bahwa dalam perjalanan jauh nanti akan menemui banyak masalah. Tapi tidak ada masalah karena ini merupakan proses belajar. Dari sana (masalah) kami bisa mengenali berbagai masalah yang terjadi dan menjadi paham untuk mengatasinya,” jelas Kasih kemudian. [Dew/Had]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar