Trump Tetap Ngotot Pasang Bea Masuk Tinggi untuk Mobil Impor di AS

Berita Otomotif

Trump Tetap Ngotot Pasang Bea Masuk Tinggi untuk Mobil Impor di AS

WASHINGTON D.C – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tetap ngotot pada rencananya menerapkan bea masuk tinggi yaitu 25 persen bagi mobil impor meski penentangan datang dari kubu lawan dan kawan.

Keinginan Trump mematok bea masuk sebesar 25 persen, seperti diwartakan CNBC dengan mengutip Washington Post pada Kamis (26/7/2018), diketahui dari tiga sumber anonim yang mengikuti diskusi internal mengenai hal itu. Dengan volume impor mobil di ‘Negeri Paman Sam’, nilai bea masuk diperkirakan setara sekitar 200 miliar dollar AS (Rp 2,89 kuadriliun).

Padahal, suara-suara kontra tak hanya datang dari lawan politik maupun para pabrikan otomotif. Disebutkan pula bahwa rekan-rekan politikus dari Partai Republik pun memperingatkan Trump agar tak melakukannya.

Mereka semua menyatakan bahwa kebijakan semacam itu bakal mengarah pada kekisruhan politik plus berdampak negatif bagi perekonomian. Namun, Trump menyuruh mereka agar percaya saja pada ‘penilaian bisnisnya’. Belum ada jawaban dari Gedung Putih ketika dimintai konfirmasi mengenai informasi ini.

Trump sendiri sempat menyinggung soal ini di akun Twitter pribadinya pada Rabu pagi waktu AS. Ia bahkan menyebut para politikus yang tak setuju sebagai ‘orang-orang yang lemah’.

“Setiap saya melihat politikus yang meminta saya berhenti melakukan negosiasi perdagangan atau berhenti menggunakan tarif untuk melawan tarif yang tak adil, saya bertanya-tanya, apa yang ada di kepala mereka? Kami akan tetap seperti dahulu dan membiarkan para petani serta negara ini dikoyak? Kita kehilangan 817 miliar dollar AS (Rp 11,81 kuadriliun) dari perdagangan tahun lalu. Kali ini kita tak boleh lemah lagi,” tulisnya.

Sebagai informasi, berbagai pabrikan seperti Toyota, Mazda, sampai jagoan lokal General Motors sudah menyuarakan ketidaksepahaman mereka kepada pemerintah AS. Toyota malah mengancam bakal menyetop penjualan beberapa model di AS jika Trump tetap bersikukuh memasang bea masuk tinggi mobil impor.

AS sendiri sudah dihukum dunia internasional karena penerapan bea masuk tinggi. Uni Eropa, misalnya, sudah memberlakukan bea masuk bagi komoditas dari AS senilai 3,3 miliar dollar AS (Rp 47,72 triliun) karena rezim Trump sudah menetapkan bea masuk 25 persen dan 10 persen bagi baja serta alumunium dari ‘Benua Biru’. Trump dijadwalkan bertemu dengan European Comission President Jean-Claude pada Rabu sore waktu setempat untuk mendiskusikan hal ini.

Harga saham General Motors sudah turun 7 persen setelah mengoreksi proyeksi keuntungan tahun ini gara-gara ongkos material seperti baja dan alumunium yang terus naik. Harga saham Fiat Chrysler pun turun 11 persen usai mengoreksi perkiraan laba tahunan, demikian pula Ford yang harga sahamnya turun 4 persen. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar