Toyota Ungkap Perkembangan Terkini Calon Mobil Murah Baru untuk Indonesia

Berita Otomotif

Toyota Ungkap Perkembangan Terkini Calon Mobil Murah Baru untuk Indonesia

JAKARTA – Toyota belum lama ini mendirikan sebuah fasilitas anyar di Thailand. Di sana, Toyota – Daihatsu melakukan riset dan pengembangan mobil-mobil terbaru untuk Indonesia plus negara-negara lainnya.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM), menjelaskan pada akhir 2018 sudah berdiri Toyota Daihatsu Engineering and Manufacturing (TDEM) di ‘Negeri Gajah Putih’. Salah satu tugas mereka adalah berkoordinasi dengan Toyota Motor Corporation (TMC) maupun perusahaan gabungan Toyota – Daihatsu bernama Emerging Market Compact Car Company (ECCC) untuk mempelajari model-model baru kedua merek ini di masa depan.

“Mereka akan studi mengenai platform, mesin, dan produk apa yang bisa dikerjasamakan atau dikolaborasikan (Toyota – Daihatsu) untuk diperkenalkan tidak hanya di Indonesia tapi juga di beberapa negara atau region. Di Asia, misalnya,” ucap Anton meladeni pertanyaan Mobil123.com dalam sebuah acara beberapa waktu lalu di Jakarta.

Sebagai informasi, ECCC dibentuk pada 2017, setelah TMC mengakuisisi secara penuh saham Daihatsu Motor Corporation. Perusahaan yang terdiri dari para eksekutif kedua pabrikan tersebut dibentuk demi menyatukan segala sumber daya untuk menciptakan mobil-mobil kompak baru dengan fokus negara-negara berkembang.

TAM pernah menyatakan bahwa Indonesia merupakan fokus utama dari ECCC. Selain itu, Toyota – Daihatsu melalui ECCC juga berencana merilis mobil murah tujuh penumpang untuk pasar otomotif Tanah Air di masa depan.

Lebih lanjut, Anton menjelaskan bahwa TDEM Thailand mempunyai berbagai divisi. Selain bagian riset dan pengembangan, ada juga kompartemen-kompartemen seperti perteknikan (engineering) dan manufakturing.

Ia menerangkan fokus nomor satu ECCC hingga detik ini masih membuat produk bagi pasar Asia Tenggara. Meski begitu, sangat terbuka kemungkinan mengembangkan sayap dengan ke area-area lain semisal Amerika Selatan.

“Karena mobil-mobil sudah ada saat ini seperti Toyota Rush dan Toyota Avanza saja sudah diekspor ke Afrika, Amerika Selatan, Timur Tengah. Jadi enggak menutup kemungkinan produk itu diproduksi di Asia Tenggara tapi diekspor ke negara lain di seluruh dunia,” pungkasnya.

Itu juga, menurut Anton, yang menjadi alasan mengapa aktivitas utama ECCC berpusat di Thailand, bukan di Pusat Riset dan Pengembangan Daihatsu di Indonesia.

“Pastinya mereka bekerja sama dengan yang di Indonesia juga,” tutup dia. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support