Tips Merawat Mobil Diesel: Perhatikan BBM, Oli, dan Filter!

Panduan Pembeli

Tips Merawat Mobil Diesel: Perhatikan BBM, Oli, dan Filter!

JAKARTA – Mobil bermesin diesel perlu mendapat perhatian lebih daripada yang bermesin bensin. Apalagi, kualitas bahan bakar minyak (BBM) untuk mesin jenis ini di Indonesia masih ‘beragam’.

Secara prinsip ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian utama dalam merawat mobil bermesin diesel, menurut keterangan resmi Auto2000 baru-baru ini. Dari sisi eksternal, pemilik kendaraan mesti menjaga kualitas BBM yang dipergunakan.

Adapun dari sisi internal adalah memperhatikan kondisi oli maupun berbagai komponen filter. Ketiga aspek ini menjadi lebih penting lagi di mesin diesel modern yang hampir selalu disertai turbo dan umumnya bekerja dengan sistem common rail sehingga bekerja dengan rasio kompresi, suhu, serta tekanan tinggi.

Berikut rincian tips merawat mobil bermesin diesel menurut Auto2000:

  1. Gunakan BBM yang Sesuai
    BBM dengan kandungan sulfur rendah dan kadar cetane tinggi membuat mesin dapat bekerja optimal dan minim gangguan. Di sisi lain, BBM dengan kandungan sulfur tinggi bakal mengganggu sistem distribusi di seputar sistem pembakaran sehingga performa mesin menurun plus mengurangi usianya. Karena itu, sesuaikan selalu BBM yang digunakan dengan melihat buku manual kendaraan.
  2. Waspadai Filter Bahan Bakar
    Filter BBM di mesin diesel berfungsi memastikan kotoran tak lolos ke sistem injeksi bahan bakar. Apabila filter sudah kotor, kinerja pembakaran pastinya terganggu apalagi di sistem common rail yang menyemprotkan BBM ke ruang bakar dengan injektor bertekanan ekstra tinggi dan dikontrol secara elektronik. Kotoran dari BBM bisa merusak injektor dengan kinerja amat presisi itu. Mobil-mobil Toyota punya indikator filter BBM yang akan menyala jika kondisinya tidak terlalu baik.
  3. Bersihkan Filter Udara dan Pantau Water Sedimenter
    Filter udara juga bagian penting dari mesin diesel karena bertugas menyaring udara yang masuk ke ruang bakar. Udara bersih bisa membuat performa mesin terjaga dan konsumsi BBM lebih efisien, selain mereduksi timbulnya kerak di komponen bergerak.
    Adapun water sedimenter berguna menangkap kandungan air pada saluran BBM agar tak ikut mengalir ke sistem bahan bakar yang bisa menganggu kinerja mesin plus membuatnya berkarat.  Di mobil-mobil Toyota, ada indikator water sedimenter. Jika sudah menyala, artinya komponen ini perlu segera dikuras.
  4. Ganti Oli Sesuai Waktu Direkomendasikan
    Cek takaran oli via dipstick untuk memastikannya tidak berkurang sebelum saatnya diganti. Ganti oli mesin diesel secara rutin setiap 6 bulan sekali. Dengan begitu, oli selalu terjaga kondisinya dan dapat menjalankan tugas melindungi komponen mesin diesel dengan baik.
  5. Aturan Memanaskan dan Mematikan Mesin
    Tak perlu berlama-lama ketika memanaskan mesin diesel modern, cukup 2 menit, untuk memastikan pelumas sudah bergerak merata dan melumasi seluruh komponen di dalamnya. Ketika sampai ke tujuan, diamkan pula mesin selama 1 menit dalam kondisi idle sehingga ada kesempatan mendinginkan komponen yang bekerja dalam kondisi ekstrem terutama turbo.
  6. Jangan Lalai Servis Berkala
    Tips terakhir yang menjadi pamungkas adalah tak pernah absen melakukan servis berkala di bengkel resmi. Perhatikan buku manual dan ikuti segala petunjuknya agar mesin diesel selalu bekerja dengan optimal serta berusia. Awet. [Xan/Ari]


Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar