Tips Memilih Mobil Pick Up dan Kisaran Harga Bekasnya

Mobil Bekas

Tips Memilih Mobil Pick Up dan Kisaran Harga Bekasnya

Banyak orang yang mengira bahwa membeli kendaraan niaga adalah mudah karena tidak terlalu memikirkan desain melainkan fungsi saja. Hal tersebut mungkin benar secara teori, namun pada prakteknya bisa sama sekali berbeda.

Pasalnya, pemilihan kendaraan niaga yang tepat sangat menentukan berkembang atau tidaknya sebuah bisnis. Tentunya dengan membeli kendaraan niaga yang salah akan menghambat jalan bisnis di kemudian hari.

Dan berikut adalah beberapa tips memilih mobil pick up yang sesuai dengan kebutuhan

Lihat kebutuhan bisnis

Tidak selamanya pick up dengan bak besar lebih menguntungkan dibandingkan bak kecil. Hal ini karena pick up dengan bak besar justru akan sulit untuk masuk ke dalam gang-gang kecil sehingga jarak jangkaunya menjadi lebih sulit.

Untuk itu, selalu perhatikan kebutuhan bisnis anda. Bila anda adalah seorang pengusaha toko bangunan, maka pick up dengan bak besar bisa menjadi pilihan utama karena memang barang bangunan sangat berat.

Sedangkan bila Anda adalah pelaku bisnis makanan ringan seperti gorengan atau tahu bulat, memilih mobil pick up bak kecil bisa menjadi pilihan. Dengan bak yang lebih kecil maka akan memudahkan Anda mengemudi di gang kecil dan parkir kendaraan di lokasi ramai.

Tentukan Budget

Budget kendaraan harus menjadi pertimbangan yang sangat diperhatikan. Tak hanya budget untuk membeli tapi juga perawatan kendaraan. Hal ini karena bila membeli kendaraan niaga yang biaya perawatan tinggi tentu akan membebani bisnis.

Tak hanya itu, banyaknya bengkel yang bisa memperbaiki kendaraan tersebut juga harus menjadi pertimbangan. Jangan sampai mobil menjadi lebih cepat rusak hanya karena tidak ada bengkel yang mampu melakukan perawatan untuk mobil tersebut.

Pilih Metode Pembiayaan Terbaik

Tentukan jenis pembiayaan yang paling tepat untuk kantong. Dengan membeli tunai maka tentunya harga kendaraan bisa lebih ditekan karena tidak perlu membayar bunga. Namun metode ini tentunya membutuhkan modal yang lebih besar di awal.

Sementara kredit akan memberikan kemudahan pembayaran karena modal yang diperlukan pada awal pembelian cenderung lebih kecil. Sayangnya bila dihitung secara keseluruhan maka harga kendaraan akan menjadi lebih mahal. Untuk itu perlu dipastikan bahwa perputaran uang dari kendaraan niaga tersebut memang cukup untuk memenuhi kebutuhan.

Beli Baru atau Bekas

Membeli kendaraan niaga baru tentu sangat memudahkan karena kondisi kendaraan sudah dipastikan dalam keadaan prima. Ada garansi kendaraan serta biaya perawatan cenderung cukup mudah karena masih mendapatkan beragam promo menarik. Namun untuk membeli kendaraan niaga baru tentunya akan lebih mahal ketimbang bekas.

Sementara itu bila membeli kendaraan niaga bekas, maka pastikan anda memperhatikan kondisi kendaraan secara detail. Hal ini untuk menghindari membeli kendaraan yang lebih banyak mengalami kerusakan ketimbang berjalan untuk berbisnis.

Tips Membeli Mobil Niaga Bekas

Untuk memilih mobil niaga bekas tentu banyak yang harus diperiksa secara detail. Hal ini karena sejatinya kendaraan niaga akan lebih menguntungkan bila terus beroperasi ketimbang berhenti. Namun dengan kondisi tersebut maka bukan tidak mungkin banyak kerusakan yang terjadi pada kendaraan.

Dan berikut adalah beberapa bagian yang harus mendapat perhatian lebih dari calon pelanggan yang ingin membeli kendaraan niaga bekas

Bak Mobil

Bagaimanapun, fungsi utama dari kendaraan niaga ada pada bak mobilnya. Ini dikarenakan barang-barang yang hendak dibawa pasti akan diletakkan di bagian bak kendaraan. Untuk itu diperlukan perhatian lebih untuk bagian satu ini.

Untuk menentukan baik tidaknya bak mobil sebenarnya tidak sulit. Pastikan saja kondisinya masih baik dan belum ada karat. Namun umumnya karat pada bak kendaraan niaga adalah hal yang hampir selalu terjadi. Untuk itu pastikan lagi bahwa karatnya tidak terlalu banyak dan belum mengganggu.

Suspensi Mobil

Suspensi mobil menjadi sangat penting untuk diperhatikan baik bagian depan maupun belakang. Hal ini karena kendaraan akan membawa beban yang cukup berat sehingga kondisi suspensi menjadi lebih penting.

Pastikan juga pada bagian depan suspensi yang digunakan adalah per keoung. Dengan menggunakan per keong maka mobil pick up lebih nyaman digunakan karena sifatnya lebih empuk. Perhatikan juga ada kebocoran oli atau tidak pada suspensi tersebut.

Sementara untuk suspensi belakang, mobil pick up biasanya menggunakan per daun. Dengan menggunakan per dauh maka kemampuan mobil dalam mengangkut beban lebih berat akan lebih kuat dan tangguh. Pastikan juga komponen kaku-kaki lain seperti shockbreaker dan dan lainnya terpasang dengan baik.

Sasis Mobil

Selanjutnya ada sasis kendaraan. Untuk memeriksanya, Anda harus melihat bagian bahwa mobil dan pastikan tidak ada bagian yang bengkok, patah, berkarat maupun bekas las. Ini harus dilakukan untuk memastikan bahwa kendaraan bukanlah merupakan mobil bekas tabrak yang tentunnya berpotensi mengalami kerusakan di masa depan hingga menyebabkan bisnis menjadi rugi.

Pilihan Mobil Niaga Bekas

Di Mobil123, ada banyak pilihan mobil niaga bekas yang bisa dipilih oleh para pebisnis. Mobil-mobil tersebut dijual dengan beragam harga yang tentunya menarik untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

Dan berikut adalah beberapa pilihan mobil bekas yang bisa disimak.

Daihatsu Gran Max

Di Mobil123 ada lebih dari 500 pilihan Daihatsu Gran Max pick up yang bisa dipilih oleh masyarakat. Harga yang ditawarkan pun terbilang menarik yaitu mulai dari Rp59 juta hingga Rp148 juta, sesuai dengan kondisi kendaraan.

Tak hanya dalam kondisi standard, ada beberapa Daihatsu Gran Max pick up yang telah dimodifikasi sesuai dengan keperluan bisnis. Ini tentunya akan memudahkan pelanggan yang tidak ingin repot melakukan modifikasi.

Namun, salah satu mobil yang menarik perhatian kami adalah Daihatsu Gran Max Pick Up 3-way tahun 2020 di Demak. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam iklan disebutkan bahwa mobil tersebut baru digunakan 19.000 Km dan dalam kondisi siap kerja.

Mobil berwarna hitam tersebut diklaim bukan bekas tabrak maupun banjir sehingga dapat bekerja maksimal. KIR kendaraan pun masih berlaku hingga Januari 2022 sehingga pemilik baru tidak perlu repot untuk mengurus perijinan lagi. Untuk harga, Daihatsu Gran Max Pick Up 3-Way 2020 ini dibanderol Rp104 juta.

Suzuki Carry Pick Up

Pilihan selanjutnya adalah Suzuki Carry pick up yang namanya sudah cukup melegenda di kalangan pebisnis Indonesia. Mobil yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan Suzuki di Indonesia ini cukup banyak pilihan mobil bekasnya. Sedikitnya ada 146 Suzuki Carry pick up yang bisa dipilih dengan harga mulai dari Rp33 juta hingga Rp126 juta.

Selain dijual dalam kondisi standard, Suzuki Carry Pick up bekas juga ada yang sudah dilengkapi dengan box. Kendaraan tersebut tentunya bisa menjadi pilihan bijak bagi pebisnis yang membutuhkan mobil box.

Tapi ada satu mobil yang mencolok dibandingkan dengan Suzuki Carry Pick Up bekas lain. Hal ini karena mobil tersebut merupakan lansiran 2021 dan baru digunakan sejauh 1.200 km saja. Mobil yang dijual dengan harga Rp126 juta ini terlihat masih sangat terawat seperti baru.

Dalam keterangan, pelanggan bisa membeli mobil tersebut dengan cara tunai maupun kredit. Menariknya lagi, harga tunai dan kredit adalah sama. Tentunya ini akan menjadi pilihan menarik untuk para pebisnis khususnya di Jakarta.

Mitsubishi Colt L300

Tak ketinggalan, Mitsubishi Colt L300 yang telah 40 tahun hadir di Indonesia. Mobil ini terbilang unik karena memberikan pilihan mesin diesel berkapasitas 2.500cc yang cukup bertenaga dan handal untuk digunakan dalam beragam medan.

Di Mobil123 sendiri, sedikitnya ada 198 iklan yang menawarkan Mitsubishi L300 dengan harga mulai dari Rp48 juta hingga Rp207,5 juta. Sama seperti mobil pick up bekas lain, penawaran tidak hanya ada pada kondisi standard tapi juga kondisi modifikasi termasuk penggunaan box

Salah satu yang cukup menarik adalah Mitsubishi L300 tahun 2020 yang dijual oleh salah satu dealer mobil bekas di kota Malang. Mobil yang dijual dengan harga Rp165 juta tersebut terlihat cukup mulus dan terawat. Bahkan odometer pun diklaim baru menyentug angka 2.000 Km.

Pelanggan yang hendak membeli mobil ini juga akan dimudahkan karena KIR kendaraan masih baru selesai diurus sehingga masa berlaku masih panjang. Pelanggan bisa memaksimalkan kendaraan untuk bisnis dengan lebih leluasa. [Adi/Had]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar