Tips Liburan Akhir Tahun 2016 : Berkendara Bersama Anak

Panduan Pembeli

Tips Liburan Akhir Tahun 2016 : Berkendara Bersama Anak

JAKARTA – Berlibur bersama keluarga memang menyenangkan. Apalagi bila sang anak menyukai liburan yang kita tawarkan.

Namun, mengemudi bersama anaklah mudah. Berikut adalah beberapa tips tentang anak yang telah kami rangkum sepanjang tahun 2016.

Lebih Berbahaya Dibanding Menggunakan Ponsel

Semua orang tahu bahwa mengemudi sambil menggunakan ponsel sangat berbahaya. Bahaya ini pun membuat kepolisian harus bertindak bila menemukan pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara.

Namun, bahaya ponsel ternyata tidak seberapa jika dibandingkan dengan berkendara bersama anak. Hasil studi yang dilakukan oleh Monash University Accident Research Centre, Victoria, Australia, menemukan bahwa orangtua rata-rata mengalihkan pandangannya dari jalan raya sekitar 3 menit dan 22 detik dalam 16 menit perjalanan. Akibatnya, berkendara dengan gangguan dari anak justru 12 kali lebih berbahaya dibanding mengemudi sambil menggunakan ponsel. (https://www.mobil123.com/berita/berkendara-bersama-anak-lebih-berbahaya-dari-menggunakan-ponsel/36306).

Obat yang harus Dibawa Saat Berkendara dengan Anak

Gangguan dari anak cukup banyak. Salah satu yang paling membuat khawatir adalah bila melihat anak sedang sakit. Untuk itu, ada beberapa obat yang harus dibawa saat berkendara bersama anak. Obat-obat tersebut di antaranya adalah obat deman, diare dan sakit kepala. (https://www.mobil123.com/berita/5-obat-yang-harus-dibawa-saat-mudik-bersama-anak/39622)

Menghindari Anak Mabuk Perjalanan

Tak hanya obat yang harus disiapkan, namun kita juga harus melakukan beragam langkah untuk menghindari anak mabuk perjalanan. Beberapa langkah tersebut di antaranya adalah dengan mengusahakan anak tidak makan makanan berat terlalu banyak dan hindari minuman bersoda.

Bila anak lapar, sebaiknya berikan makanan ringan namun tidak berlemak sebelum dan selama perjalanan bila memang lapar. Hindari pula kondisi kekurangan cairan, karena ini juga akan membuat mual dan mudah pening. (https://www.mobil123.com/berita/ini-cara-menghindari-anak-mabuk-perjalanan/39632)

Jangan Meninggalkan Anak di Dalam Mobil

Selanjutnya adalah jangan sampai meninggalkan anak di dalam mobil. Anak-anak sangat sensitif dengan kondisi suhu udara. Aliran udara dalam kendaraan dalam kondisi mesin mati dan semua pintu serta jendela tertutup terhitung sangat minim. Belum lagi paparan panas sinar matahari yang membuat suhu ruang kabin serta merta akan naik, bahkan bisa menjadi 2 kali lipat suhu di luar mobil.

Dengan tingkat udara sedikit, anak-anak otomatis akan kekurangan oksigen dan rentan pula keracunan akibat terlalu banyak gas karbondioksida yang mereka hirup. (https://www.mobil123.com/berita/jangan-tinggalkan-anak-dalam-mobil/41529). 

[Adi/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123        
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual