Jangan Tinggalkan Anak Dalam Mobil

Panduan Pembeli

Jangan Tinggalkan Anak Dalam Mobil

KULAI - Hampir semua kasus fatal yang menimpa anak-anak di dalam mobil adalah kelalaian orang tuanya sendiri.

Seperti baru ini terjadi di Kulai, Johor Malaysia, ada korban satu anak berusia 1 tahun meninggal karena ditinggal selama 5 jam oleh orang tuanya di dalam mobil. Si orang tua membiarkan bocah malang itu menunggu dalam kondisi mesin mati dan semua jendela tertutup yang membuatnya kekurangan oksigen.

Entah apa yang dilakukan oleh orang tua itu, sehingga melalaikan anaknya sampai sedemikian lama di dalam mobil. Jelas-jelas perbuatan orang dewasa yang tidak bertanggung jawab.

Kasus ini kembali menyadarkan para pengguna mobil khususnya orang tua yang memiliki anak kecil. Meninggalkan anak-anak sendirian di dalam kendaraan sangat tidak dianjurkan.

Pertama tentunya anak-anak sangat sensitif dengan kondisi suhu udara. Aliran udara dalam kendaraan dalam kondisi mesin mati dan semua pintu serta jendela tertutup terhitung sangat minim. Belum lagi paparan panas sinar matahari yang membuat suhu ruang kabin serta merta akan naik, bahkan bisa menjadi 2 kali lipat suhu di luar mobil.

Dengan tingkat udara sedikit, anak-anak otomatis akan kekurangan oksigen dan rentan pula keracunan akibat terlalu banyak gas karbondioksida yang mereka hirup.

Dalam waktu 15-30 menit saja anak dibiarkan di kabin dengan kondisi kendaraan sedemikian, suhu panas dapat memberikan dampak pada otak dan ginjal mereka. Ketika suhu badan anak mencapai 40 derajat celcius, organ dalam tubuh akan berhenti bekerja. Dan jika suhu sudah mencapai 41.6 derajat celcius bisa menyebabkan anak meninggal.

“Tidak ada jaminan bahwa suhu udara dapat dihindari dengan membuka kaca jendela atau membiarkan AC menyala dalam mobil. Suhu udara tinggi menyebabkan keringat, dehidrasi, kejang, kerusakan oragan dalam dan otak yang akhirnya menyebabkan kematian,” jelas Ahmad Mahyuddin Mohamed, Orthopedic and Traumatology Consultant di Sultan Haji Ahmad Shah Hospital.

Intinya jangan pernah meninggalkan anak sendirian dalam kendaraan walau semenit pun. Karena bahaya bukan hanya akan pada anak itu sendiri, resiko lain juga mengintip. Seperti penculikan atau perampasan mobil.

Belum lagi jika si anak tergolong aktif, bisa saja ia mengoperasikan fitur-fitur dalam mobil yang menyebabkan mobil berjalan tak terkendali. Bukan tidak mungkin kondisi ini akan mencederai atau mengakibatkan kecelakaan fatal yang melibatkan orang di sekitarnya. [Amo/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Amos Arya

Amos Arya

Penyuka otomotif yang ingin mengungkap keunikan dan keseruan seputar otomotif


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support