Test Drive Daihatsu Sigra - Standard Baru Mobil LCGC

Panduan Pembeli

Test Drive Daihatsu Sigra - Standard Baru Mobil LCGC

BOGOR – Setelah sukses dengan Daihatsu Ayla, kini Daihatsu Sigra menjadi andalan baru PT Astra Daihatsu Motor (PT ADM). Daihatsu Sigra merupakan model LCGC MPV 7-seater.

Meski masa pemesanan baru resmi dibuka kurang dari sebulan, namun jumlah pemesan sudah mencapai angka 3.000 unit, jumlah yang terbilang besar mengingat waktunya sangat singkat.

Lantas, apa yang membuat mobil ini ditunggu oleh banyak orang? Kami mendapat kesempatan melakukan test drive atau review singkat Daihatsu Sigra R dari Tangerang hingga Gunung Pancar, Bogor.

Artikel bersambung dibawah

Eksterior

Sejak pertama kali saya melihat secara langsung Daihatsu Sigra, jujur pikiran saya mengatakan mobil ini mirip Daihatsu Xenia namun dibuat lebih kecil. Lihat saja lower grille yang berbentuk hexagonal, sangat mirip dengan Daihatsu Xenia. Sementara itu upper grille berlapis krom juga menjadi garnish penting mobil ini. Bedanya, ujung kendaraan seakan dipotong sehingga terlihat lebih ‘pesek’ dibanding Daihatsu Xenia.

Namun tidak bisa kami pungkiri bahwa tampilan Daihatsu Sigra dari samping terlihat manis. Desain kaca dibentuk menyerupai jajaran genjang dan pilar B serta C dicat hitam.

Bergerak ke tubuh belakang, terlihat spoiler kecil serta lampu kombinasi berdesain sporty dan tajam.

Interior

Saat memasuki interior, mendadak saya teringat komentar seorang pengujung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 saat pertama kali melihat interior Daihatsu Sigra.

“Sederhana banget ya,” ucapnya.

Ya, hal tersebut memang saya akui saat pertama kali melihat interiornya, namun lebih modern dibandingkan pesaingnya Datsun GO+. Dashboard mobil dipoles dengan 2 warna, hitam dan krem. Perpaduan 2 warna tersebut terasa lembut di mata. Sementara jok dilapisi dengan bahan fabric berwarna gelap yang cocok untuk keluarga muda dengan anak-anak kecil.

Patut diingat Daihatsu Sigra mengincar keluarga muda yang banyak di antara mereka sudah memiliki anak-anak kecil sehingga membuat interior mobil mudah kotor. Warna gelap dapat mengurangi risiko tersebut.

Untuk membuatnya lebih terasa nyaman, Daihatsu menyiapkan sebuah armrest di antara pengemudi dan penumpang. Uniknya, armrest tersebut bisa dinaikkan menjadi sandaran kursi sehingga kursi penumpang depan serta sopir menyatu, bisa diisi 3 orang di depan.

Hal menarik yang kami temukan lainnya adalah desain rem parkir dan posisinya di console tengah. Penempatan tersebut sengaja dibuat agar kabin depan lega. Desainnya sendiri diklaim terinsipirasi dari tuas-tuas di pesawat terbang.

Mesin

Daihatsu Sigra telah dibekali dengan mesin 3NR-VE, DOHC Dual VVT-I berkapasitas 1.197 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 88hp serta torsi mencapai 108Nm. Jumlah tersebut diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan pemiliknya. Sejatinya ada satu mesin lagi berkapasitas lebih kecil yakni 1.000 cc. Namun dalam test drive kali ini ADM tidak membawanya.

On the road

Kami pertama kali mencoba mengemudi dengan varian bertransmisi otomatis. Saat bersiap untuk menjajal mobil ini, kami langsung terkesan dengan kursi pengemudi. Tidak seperti mobil murah karena kursinya terbilang empuk dan berbusa tebal. Namun dashboard mendadak terasa sangat tinggi dan saya merasa sedikit tenggelam.

Saat mulai menekan pedal gas, efek driven by wire membuat mobil terasa kurang responsif, dibutuhkan waktu beberapa detik untuk mendapatkan akselerasi yang kami inginkan.

Ketika menjajal trek menanjak di Gunung Pancar, kami tetap mempertahankan tuas transmisi di D, dan itu bisa membawa mobil menanjak dengan baik. Meski beberapa kali kami sempat agak kesulitan di awal trek menanjak, tapi ketika RPM mulai menyentuh angka 2.000 mobil terasa cukup bertenaga. Tanjakan Gunung Pancar pun berhasil dilalui dengan mudah.

Pulang dari Gunung Pancar, kami pindah ke mobil dengan transmisi manual. Bagi saya, mengemudi mobil manual Daihatsu Sigra jauh lebih menyenangkan ketimbang transmisi otomatis. Mobil lebih bisa saya kendalikan dan semua kebutuhan kami berhasil dicapai oleh mesin.

Pada kecepatan 120 km/jam mobil masih terasa stabil.

Kenyamanan

Selain merasakan perfoma mobil, kami juga memanfaatkan test drive ini untuk merasakan menjadi penumpang di kursi baris depan, kedua serta ketiga. Khusus untuk baris ketiga, kami hanya merasakannya sesaat untuk memeriksa apakah kami bisa masuk atau tidak dengan mudah. Jawabannya ternyata meski kursi baris kedua harus dimajukan dan sandaran kursi dibuat lebih tegak, posisi duduk baris ketiga kurang cocok untuk orang dewasa setinggi 160 cm plus -- lebih cocok untuk anak-anak.

Sementara kursi baris kedua menjadi perhatian kami. Daihatsu tampaknya sadar bahwa kenyamanan baris ketiga sangat ditentukan dari posisi duduk baris kedua. Untuk itu Daihatsu membuat kursi baris kedua bisa dimaju-mundurkan dan sandaran dapat direbahkan ataupun ditegakkan. Asyiknya adalah, meski kursi kami buat maju, namun kaki kami tidak terlalu mepet dengan kursi depan.

Sedangkan pada baris pertama, posisi sebagai penumpang terbilang nyaman. Hal ini karena Daihatsu telah menyematkan armrest untuk pengemudi dan penumpang. Selain itu, di antara semua kursi, kursi penumpang depan adalah paling empuk menurut kami.

Sayangnya, Daihatsu Sigra tidak dilengkapi dengan AC double blower. Daihatsu menggantinya dengan air circulation yang berfungsi untuk menghisap udara dingin dari vantilasi AC di dashboard lalu disemburkan ke kabin belakang. Fitur ini terpaksa digunakan oleh Daihatsu untuk membuat harga Daihatsu Sigra menjadi lebih terjangkau namun tetap nyaman.

“Bisa saja kami menggunakan AC double blower, namun harganya akan meningkat dan tidak akan seperti mobil LCGC lainnya. Jadi kami menggunakan air circulation agar para penumpang tetap nyaman namun harga tetap terjangkau,” ungkap Amelia Tjandra, Marketing Director PT ADM.

Banyak Kompartemen

Banyaknya kompartemen kami yakini menjadi hal penting bagi pengguna Daihatsu Sigra. Selain memiliki laci, pengguna Daihatsu Sigra juga tidak perlu bingung bila ingin meletakkan barang-barang khususnya gelas. Hal ini karena Daihatsu Sigra telah menyiapkan cup holder di doortrim pengemudi, penumpang depan serta penumpang baris kedua.

Tak hanya itu, bagasinya pun terbilang cukup luas meski kursi baris paling belakang tidak direbahkan. Sekedar untuk tas ransel ataupun koper kecil, rasanya bagasi sudah cukup mengakomodir keperluan.

Harga
Berikut adalah harga lengkap Daihatsu Sigra

Tipe

Harga

1.0 D M/T

Rp. 106.600.000,-

1.0 M M/T

Rp. 115.500.000,-

1.2 X M/T

Rp. 126.400.000,-

1.2 X M/T Deluxe

Rp. 131.900.000,-

1.2 R M/T

Rp. 132.300.000,-

1.2 X A/T Deluxe

Rp. 144.700.000,-

1.2 R A/T

Rp. 145.100.000,-

1.2 R M/T Deluxe

Rp. 136.100.000,-

1.2 X A/T

Rp. 139.200.000,-

1.2 R A/T Deluxe

Rp. 148.900.000,-

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual