Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Terungkap Penyebab Kejadian Kocak Mobil Balap Otomatis Tabrak Dinding Pembatas Terungkap Penyebab Kejadian Kocak Mobil Balap Otomatis Tabrak Dinding Pembatas Berita Otomotif Krisna Arie | 02 November 2020 09:15 HAMPSHIRE - Para insinyur dari Roborace yang menabrak dinding saat start ungkap penyebab kejadian kocak pada Kamis (29/10/20) lalu.Seperti yang sudah Mobil123.com beritakan sebelumnya, kejadian ini terjadi di Thruxton Circuit Hampshire, Inggris. Dalam cuplikan video tampak Roborace dari tim SIT Acronis Autonomous langsung menghantam tembok sesaat setelah melakukan start.Mobil balap otomatis berwarna putih merah ini tiba-tiba langsung berbelok ke kanan dan meluncur cukup kencang ke arah tembok pembatas. Roborace ini terlihat mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Artikel terkait Ingin Mobilnya Lebih Baik, Ford Tunjuk Seorang Pakar Berita Otomotif 05 January 2015 Honda dan Waymo Berkolaborasi Ciptakan Mobil Otonom Berita Otomotif 30 May 2023 Baidu Kenalkan Mobil Pintar Tahun Ini Berita Otomotif 10 March 2015 Menjawab insiden ini, insinyur tim SIT Acronis Autonomous memberikan kronologis kejadian mengapa hal tersebut bisa terjadi. Awal masalah muncul ketika seorang pengemudi (manusia) mengawali putaran inisasi sebelum membawanya ke garis start. Setelah pengemudi keluar mobil, ternyata terjadi error yang menyebabkan kemudi terkunci dalam kondisi stir berbelok ke arah kanan."Ketika mobil beroperasi otomatis, saat perintah berjalan dengan prosedur seperti biasa terjadi namun kemudi ternyata terkunci berbelok ke kanan. Sejatinya secara otomatis kemudi mengarah ke arah kiri (berlawanan dengan dinding pembatas) tapi sayang kemudi error terkunci ke kanan," jelas tim insinyur SIT Acronis Autonomous.Atas kejadian ini para insinyur tentu mengambil langkah-langkah perbaikan. Terutama mencoba mengidentifikasi adanya lonjakkan singkat pada input ke pengotrol.Namun, meski para insinyur atau teknisi sudah melakukan perbaikan, Roborace ini tetap harus dikembalikan ke pabrik untuk diperbaiki. Secara umum boleh dibilang balap robotik dengan skala besar ini masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Ternyata memprogram mobil bergerak secara otomatis di sirkuit tidak lebih mudah jika dibandingkan di jalan raya.Karena di sirkuit, meski tanpa persimpangan atau lampu lalu lintas serta kesibukan lain di jalan pada umumnya, nyatanya juga punya dinamika tersendiri. Apalagi Roborace dituntut harus kompetitif, melaju dengan kecepatan tinggi dan bergerak melawan pesaing-pesaingnya di lintasan.Kejadian ini sendiri bukan yang pertama. Beberapa waktu lalu mobil dari Autonomous Racing Graz punya masalah pada posisi alias mengalami disorientasi yang membuatnya "tersesat" di lintasan saat diuji balapan. Roborace ini langsung mempersingkat balap secara otomatis saat lomba sedang berlangsung.Kejadian-kejadian ini tentu memotivasi pada teknisi dari berbagai tim Roborace untuk menyempurnakan algoritma dari Artificial intelligence (AI) mobil balapnya. Target pertama tentu harus bisa membuat Roborace yang digerakan oleh motor listrik ini melaju cepat tanpa hambatan apalagi hingga membuat kru di pit bingung atau gugup. [Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait self driving car mobil balap otomatis tabrak dinding pembatas saat start mobil autonomus Mobil Otomatis Roborace insinyur ungkap kejadian roborace nabrak saat start Cetak Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Terungkap Penyebab Kejadian Kocak Mobil Balap Otomatis Tabrak Dinding Pembatas Berita Otomotif Krisna Arie | 02 November 2020 09:15 HAMPSHIRE - Para insinyur dari Roborace yang menabrak dinding saat start ungkap penyebab kejadian kocak pada Kamis (29/10/20) lalu.Seperti yang sudah Mobil123.com beritakan sebelumnya, kejadian ini terjadi di Thruxton Circuit Hampshire, Inggris. Dalam cuplikan video tampak Roborace dari tim SIT Acronis Autonomous langsung menghantam tembok sesaat setelah melakukan start.Mobil balap otomatis berwarna putih merah ini tiba-tiba langsung berbelok ke kanan dan meluncur cukup kencang ke arah tembok pembatas. Roborace ini terlihat mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Artikel terkait Ingin Mobilnya Lebih Baik, Ford Tunjuk Seorang Pakar Berita Otomotif 05 January 2015 Honda dan Waymo Berkolaborasi Ciptakan Mobil Otonom Berita Otomotif 30 May 2023 Baidu Kenalkan Mobil Pintar Tahun Ini Berita Otomotif 10 March 2015 Menjawab insiden ini, insinyur tim SIT Acronis Autonomous memberikan kronologis kejadian mengapa hal tersebut bisa terjadi. Awal masalah muncul ketika seorang pengemudi (manusia) mengawali putaran inisasi sebelum membawanya ke garis start. Setelah pengemudi keluar mobil, ternyata terjadi error yang menyebabkan kemudi terkunci dalam kondisi stir berbelok ke arah kanan."Ketika mobil beroperasi otomatis, saat perintah berjalan dengan prosedur seperti biasa terjadi namun kemudi ternyata terkunci berbelok ke kanan. Sejatinya secara otomatis kemudi mengarah ke arah kiri (berlawanan dengan dinding pembatas) tapi sayang kemudi error terkunci ke kanan," jelas tim insinyur SIT Acronis Autonomous.Atas kejadian ini para insinyur tentu mengambil langkah-langkah perbaikan. Terutama mencoba mengidentifikasi adanya lonjakkan singkat pada input ke pengotrol.Namun, meski para insinyur atau teknisi sudah melakukan perbaikan, Roborace ini tetap harus dikembalikan ke pabrik untuk diperbaiki. Secara umum boleh dibilang balap robotik dengan skala besar ini masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Ternyata memprogram mobil bergerak secara otomatis di sirkuit tidak lebih mudah jika dibandingkan di jalan raya.Karena di sirkuit, meski tanpa persimpangan atau lampu lalu lintas serta kesibukan lain di jalan pada umumnya, nyatanya juga punya dinamika tersendiri. Apalagi Roborace dituntut harus kompetitif, melaju dengan kecepatan tinggi dan bergerak melawan pesaing-pesaingnya di lintasan.Kejadian ini sendiri bukan yang pertama. Beberapa waktu lalu mobil dari Autonomous Racing Graz punya masalah pada posisi alias mengalami disorientasi yang membuatnya "tersesat" di lintasan saat diuji balapan. Roborace ini langsung mempersingkat balap secara otomatis saat lomba sedang berlangsung.Kejadian-kejadian ini tentu memotivasi pada teknisi dari berbagai tim Roborace untuk menyempurnakan algoritma dari Artificial intelligence (AI) mobil balapnya. Target pertama tentu harus bisa membuat Roborace yang digerakan oleh motor listrik ini melaju cepat tanpa hambatan apalagi hingga membuat kru di pit bingung atau gugup. [Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait self driving car mobil balap otomatis tabrak dinding pembatas saat start mobil autonomus Mobil Otomatis Roborace insinyur ungkap kejadian roborace nabrak saat start
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...