NHTSA Godok Materi Uji Keselamatan Mobil Tanpa Setir

Berita Otomotif

NHTSA Godok Materi Uji Keselamatan Mobil Tanpa Setir

WASHINGTON - The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) membuat usulan aturan uji keselamatan untuk kendaraan otonom alias tanpa kendali manual atau setir.

Admistrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat yang bermarkas di Washington DC tersebut telah membuat proposal. Isinya untuk memperbaharui standar keselamatan yang memungkinkan kendaraan otonom tanpa kontrol manual bisa sama-sama berbaur dengan kendaraan konvensional di jalan-jalan umum secara aman.

Proposal berjudul Occupant Protection for Automated Driving Systems atau Perlindungan Penumpang untuk Sistem Mengemudi Otomatis berisi 100 halaman. Intinya pihak NHTSA mencoba mengatasi tantangan jangka pendek dan jangka panjang mengimbangi kemajuan dari teknologi kendaraan otonom yang makin berkembang dewasa ini.

Tentu membuat formulasi aturan keselamatan baru ini bukan proses mudah. Apalagi saat ini ada 2 model kendaraan otonom, yang masih memiliki kontrol manual dan tidak memiliki kontrol manual alias setir meski secara konfigurasi tempat duduknya sama dengan kendaraan konvensional.

Akibatnya, NHTSA perlu mencari toleransi terbaik agar kendaraan dengan kontrol manual, otomatis tanpa kontrol manual dan perpaduan keduanya bisa berbaur di jalan-jalan raya. Kondisi ini bisa saja sulit pada masa transisi seperti sekarang, jika mungkin dikemudian hari semua kendaraan sudah bergerak otomatis tentu akan lebih mudah.

Isi proposal NHTSA ini tentu berisi detail teknis pelaksanaan yang cukup rumit. Utamanya menerapkan perlindungan secara khusus untuk posisi duduk penumpang depan tanpa kemudi dari tabrakan frontal.

Propsal ini juga berisi klarifikasi beberapa standar perlindungan penumpang untuk kendaraan angkutan barang. Dan inti dari semua ini adalah rancangan persyaratan, prosedur dan teknis pengujian keselamatan pada kendaraan full otonom atau tanpa kontrol manual harus dibuat secara tepat untuk meminimalisir risiko kecelakaan di masa depan.

James Owen, pejabat NHTSA mengatakan secara umum pihaknya tidak ingin di masa mendatang ada aturan keselamatan yang jadi penghambat seiring dengan pengembangan teknologi otonom tanpa kemudi manual. Dan tentu ini dalam upaya untuk menghadirkan mobil-mobil masa depan dengan tingkat keselamatan di jalan raya yang jauh lebih baik.
   
"Dengan lebih dari 90 persen kecelakaan serius disebabkan oleh kesalahan pengemudi, sangat penting bahwa kita menghilangkan hambatan tidak perlu terhadap teknologi yang dapat membantu menyelamatkan nyawa ini," jelas James.

Lalu bagaimana dengan Anda selaku penumpang ? Apakah di masa depan rela menggantungkan keselamatan Anda sepenuhnya pada sebuah mesin dan sistem tanpa bisa mengontrolnya ? Seperti Anda harus pasrah karena sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa termasuk melakukan manuver sendiri untuk menggerakan setir saat menghindari tabrakan, tentu butuh adaptasi. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar