Mobil LCGC Kini Bisa Lakukan Perawatan dengan Scuto

Berita Otomotif

Mobil LCGC Kini Bisa Lakukan Perawatan dengan Scuto

SERANG - PT Scuto Indonesia resmi meluncurkan produk baru yakni Supreme Nano Ceramic Permanent Coating 9H+ yang dikhususkan untuk pengguna Mobil Low Cost Green Car (LCGC) seperti Honda Brio dan Toyota Calya.

Scuto Supreme sendiri merupakan produk berbahan cair yang dapat diaplikasi pada permukaan bodi kendaraan. Teknologi nanonya mampu meresap ke dalam pori-pori cat, lalu akan mengeras menjadi lapisan bening seperti kaca dengan tingkat kekerasan 9H (9 Hardness) yaitu tingkat kekerasan tertinggi dan terbaik saat ini.

“Sekarang nyalon di Scuto tidak perlu mahal lagi, dengan Scuto Supreme Nano ini kalangan mobil LCGC juga bisa. Produk ini menggunakan teknologi permanent coating yang berkualitas, walaupun harganya murah tapi bahannya tidak murahan,” kata Sugiarto Ongko, CEO & Founder Scuto Nano Ceramic+ Indonesia, di Serang Banten, Selasa (18/2/2020).

Sugiarto juga mengklaim, Supreme Nano Ceramic Permanent Coating 9H+ memiliki kemampuan yang lebih baik dalam melindungi cat mobil dari sinar matahari, debu dan kotoran. Ini termasuk dapat membuat cat terlihat lebih mengkilap dan lebih bening, laminating lebih baik, tahan lama dan memiliki proteksi kelas premium bagi seluruh kendaraan pelanggan di Tanah Air.

“Produk ini luar biasa dengan harga mulai satu jutaan konsumen LCGC sudah bisa mendapatkan kualitas Premium Paint Protection dari Scuto,” ujar Raymundus, Marketing Manager PT. Scuto Indonesia.

Lebih detailnya, untuk mobil berukuran kecil seperti Agya, Ayla dan Brio, produk perlindungan cat ini dihargai mulai Rp Rp 1,9 jutaan. Sedangkan untuk mobil berukuran medium seperti Avanza, dibandrol mulai dari Rp 2,5 juta.

Sebagai informasi, pada tahun 2020 ini PT Scuto Indonesia baru saja mendapatkan penghargaan Superbrands Indonesia 2020 untuk kategori Car Saloon yang menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Penghargaan yang diberikan oleh Superbrands Indonesia ini berdasarkan hasil survey Nielsen yang dilakukan pada 6 Kota Besar di Indonesia, meliputi Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan dan Makassar. [Ric/Ari]




Berita Utama


Komentar