Suzuki OBM Siap Dukung Penghapusan Mesin Tempel 2 Tak

Berita Otomotif

Suzuki OBM Siap Dukung Penghapusan Mesin Tempel 2 Tak

JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dukung Pemerintah jika mengeluarkan keputusan penghapusan penggunaan mesin tempel 2 tak.

Dalam dunia maritim Indonesia, penggunaan mesin tempel 2 tak masih diperbolehkan. Karena Pemerintah sampai dengan hari ini belum mengeluarkan regulasi yang mengatur  hal tersebut.

Padahal seperti kita ketahui, penggunaan mesin tempel 2 tak yang mengandalkan campuran bensin dan oli tidak ramah lingkungan. Sudah hampir semua negara-negara di dunia melarang penggunaan mesin dengan sistem pembakaran tersebut.

Suzuki Outboard Motor (OBM) sendiri mengakui permintaan akan penggunaan mesin tak masih sangat besar di Indonesia. Bahkan sangat mendominasi terutama di kelas mesin kecil 2.5 - 30 Pk.

"Penjualan mesin 2 tak di kelas tersebut masih sangat besar, mencapai 70 persen. Hal ini disebabkan karena konsumen menginginkannya, banyak dari mereka yang masih enggan beralih ke mesin 4 tak," jelas Sri Handayani, Manager Sales & Marketing Outboard Departemen PT SIS.

Meski demikian PT SIS sejatinya telah siap jika Pemerintah akan membuat aturan baru untuk menghapus mesin 2 tak. Apalagi mereka memiliki mesin tempel 4 tak dengan menerapkan teknologi terkini.

"Yang kami lakukan saat ini adalah memberikan beragam edukasi soal keuntungan dan keunggulan penggunaan mesin 4 tak. Kami juga telah memberikan simulasi perbandingan antara mesin 2 tak dengan 4 tak. Jelas hasil akhirnya mesin 4 tak yang lebih unggul," ujar Sri Handayani.

Untuk diketahui, mesin 4 tak Suzuki OBM diklaim ramah lingkungan karena mengaplikasian Lean Burn Fuel System. Teknologi ini juga membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien, 14 persen dibandingkan dengan mesin 2 tak.

Sementara itu Sri Handayani menambahkan, mesin OBM 4-tak wajib “menenggak” BBM RON 90-92.

“Keuntungan mesin OBM 4-tak lebih hemat BBM sehingga tidak mencemari udara dan air,” ucap Sri Handayani. [Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual