Suzuki Jimny Disulap jadi Versi Dakar, Biayanya Rp 130 Jutaan

Berita Otomotif

Suzuki Jimny Disulap jadi Versi Dakar, Biayanya Rp 130 Jutaan

PFAFFENHOFEN AN DER GLONN - Suzuki Jimny dimodifikasi besar-besaran oleh modifikator Delta 4×4 sebagai penghargaan untuk LJ80 yang dibangun antara 1978 dan 1982.

Suzuki LJ80 tersebut adalah kendaraan yang pernah bersaing di Paris-Dakar Rally 1982. Menariknya, model tersebut berhasil menyelesaikan reli dan masih bertahan hingga saat ini. Model inilah yang menjadi inspirasi desain untuk Jimny generasi keemat dengan tema Dakar.

Delta 4x4 telah menyematkan beberapa livery yang sama dengan Suzuki LJ80 termasuk sponsornya. Tapi tentunya itu hanyalah sebagian kecil dari ubahan yang dilakukan karena perusahaan modifikasi tersebut juga meningkatkan seluruh kemampuan mobil. Tentunya, ubahan tersebut diklaim akan cukup untuk membuat calon pelanggannya puas.

Suzuki Jimny versi Delta 4x4 telah disematkan lift kit berukuran 50 mm untuk menambah ground clearance serta fender dibuat lebih luas. Mobil ini kini dilengkapi dengan velg alloy wheels Legacy Forged berukuran 8x16-inch serta ban off-road Mickey Thompson Baja STZ berukuran 285/75 R16.

Satu set ban saja menghabiskan dana sebesar €3,800 atau setara Rp 61 juta sedangkan lift kit harganya mencapai € 990 (Rp 15,9 juta). Ketinggiannya pun masih bisa ditingkatkan hingga 30 mm namun perlu biaya tambahan sebesar € 850 atau sebesar Rp 13,6 juta.

Paket tuning ini sudah termasuk headlight tambahan di balik spion samping pengemudi senilai €390 (Rp 6,2 juta). Selain itu Delta 4x4 juga bisa menambahkan beberapa aksesoris lain sesuai dengan kebutuhan pelanggannya.

Untuk paket lengkap, maka pelanggan harus membayar sekitar €8,500 (Rp 136.580.694) atau sekitar setengah dari harga mobil Jimny itu sendiri. Berminat? [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar