Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Aerio, Harganya Cuma Rp50 Jutaan

Berita Otomotif

Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Aerio, Harganya Cuma Rp50 Jutaan

Kelebihan dan kekurangan Suzuki Aerio harus diketahui oleh calon konsumen sebelum meminangnya menjadi tunggangan sehari-hari. Mobil yang sudah stop produksi ini masih memiliki penggemar.

Mobil jenis hatchback ini punya bentuk tidak sama seperti pada umumnya. Dimensi Suzuki Aerio lebih panjang daripada hatchback biasa, tapi tidak memiliki bangku baris ketiga seperti layaknya MPV.

Selain dimensinya yang unik, Suzuki Aerio kian menarik karena saat ini harga pasarannya di bursa mobil bekas terbilang murah. Sehingga cocok untuk para pemburu mobil bekas atau Anda yang tengah mencari mobil pertama.

Sejarah Suzuki Aerio

Hadir sebagai pengganti Suzuki Forza, Aerio pertama kalinya diperkenalkan di Indonesia pada 2002.


Suzuki Aerio

Pada awalnya, kendaraan ini diboyong ke Indonesia dalam bentuk Completely Built Up (CBU). Barulah satu tahun kemudian Aerio dirakit secara lokal (Completely Knock Down) supaya bisa meramu harga jual yang menarik bagi konsumen.

Masuk ke Tanah Air dengan status hatchback 5 pintu menjadi pilihan yang baik saat itu. Dikarenakan masih belum banyak kendaraan dengan jenis serupa.

Tak ayal mobil ini cukup banyak dilirik oleh konsumen, meskipun populasinya tidak sebesar geng low MPV seperti Toyota Avanza, Suzuki Ertiga dan Honda Mobilio. Maklum saja, karena mobil dengan kapasitas 7-penumpang punya cukup banyak penggemar.

Meskipun hanya menawarkan kursi untuk lima penumpang, tapi Aerio memiliki ruang kargo yang terbilang besar. Sehingga konsumen dapat membawa barang bawaan lebih banyak ketimbang sedan.

Suzuki Aerio dipasarkan di Indonesia hanya empat tahun saja dan produksinya berakhir pada 2006. Lalu posisinya digantikan oleh SX-4 yang lebih menonjolkan kesan maskulin sebagai hatchback.

Kelebihan Suzuki Aerio

Eksterior

Eksterior Suzuki Aerio tidak terlalu menonjol lewat permainan lekuk-lekuk yang dinamis. Mobil ini terkesan tampil biasa-biasa saja dan bisa dibilang kaku.

Bagian depan mobil ini justru terlihat lebih ke arah klasik, cocok untuk Anda yang suka mobil tanpa memperdulikan tampilan. Mobil ini juga cocok bagi orang yang senang berpenampilan tidak terlalu mencolok.

Gril-nya bukan berbentuk garis-garis seperti pada umumnya, malah terlihat seperti papan tebal berkelir abu-abu. Pada versi kedua atau facelift, pabrikan asal Jepang tersebut menambahkan foglamp.

Beralih ke samping, tampilannya seperti perkawinan silang antara sedan, hatchback dan station wagon. Penulis membayangkan sedan, karena setelah Aerio hadirlah new Baleno yang berwujud serupa.
Suzuki Aerio Samping

Dimensi mobil ini cukup kompak jika dibandingkan MPV, adapun panjangnya 4.230 mm, lebarnya 1.690 mm dan tingginya 1.550 mm. Dimensi kendaraan ini cukup dinamis dan lincah untuk pemakaian di kota-kota besar.

Menurut kami spoiler belakang pada sebuah kendaraan akan menambah kesan sporti. Karena itu Suzuki Aerio juga dibekali spoiler di atas kaca belakang.

Lampu belakangnya masih menggunakan bohlam dengan model two-tone. Menjadi unik, karena lampu parkir pada mobil ini terletak di sebelah plat nomor, sehingga bagian tengah buritan terlihat lebih berisi.

Interior

Salah satu keuntungan konsumen dalam membeli Suzuki Aerio adalah ruang kabin yang terbilang luas. Interior mobil ini sangat cocok untuk konsumen dengan postur tubuh jangkung, sekira 170 cm ke atas.

Dibalik tampilan eksterior Aerio yang sederhana, kabinnya menawarkan sensasi yang berbeda. Bagaimana tidak, dasbor mobil ini terlihat futuristik terutama pada panel instrumennya yang berdimensi minimalis dan sudah digital.
Interior Suzuki Aerio

Dasbornya sendiri memiliki tiga padanan warna yang cukup kontras yakni abu-abu, biru dongker dan coklat muda. Konsol tengah dibuat cukup rapi dan terdapat penutup sehingga terlihat lebih elegan.

Pada versi faceliftnya, Suzuki Indonesia menggunakan perpaduan warna hitam, silver dan jok juga hitam. Kali ini kabin mobil terlihat lebih sporty dengan penggunaan warna hitam yang lebih dominan.

Mesin

Salah satu keunggulan Suzuki Aerio adalah mesin khas pabrikan berlambang 'S' yang dikenal efisien. Konsumsi bahan bakar Aerio ini cukup irit sehingga menguntungkan para penggunanya.

Suzuki Aerio menggunakan mesin dengan kode M15A yang juga digunakan oleh SX4 dan Swift. Jantung pacu dengan kapasitas 1.500 cc 4-silinder segaris ini dipadankan dengan 16 valve DOHC VVT.
Mesin Suzuki Aerio

Disebutkan bahwa kendaraan ini dapat meledakkan daya maksimum sebesar 100 hp pada 5.900 rpm. Sementara torsi puncaknya mencapai 133 Nm pada 4.100 rpm.

Lalu daya tersebut disalurkan pada dua pilihan sistem transmisi, yakni manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan.

Suku cadang

Kenikmatan hakiki dari memiliki mobil adalah urusan perawatan berkala yang terjangkau. Selain irit bahan bakar, kemudahan dan harga yang terjangkau dari beberapa komponen atau suku cadang menjadi keunggulan Suzuki Aerio.

Dengan penggunaan yang benar dan perawatan yang rutin, mobil ini dijamin akan semakin ‘nurut’ pada pemiliknya.

Kekurangan Suzuki Aerio

Setelah membahas beberapa kelebihan Suzuki Aerio, bukan berarti kendaraan ini tanpa kekurangan. Setidaknya calon pembeli harus memperhatikan beberapa hal agar tidak kecewa setelah memilikinya.

Airbags

Suzuki Aerio yang diluncurkan pada 2002 seharusnya sudah dibekali dengan fitur keamanan pasif seperti airbag. Namun, entah atas dasar apa, Suzuki Indonesia tidak membenamkannya.

Untuk memberikan keselamatan penggunanya, Suzuki hanya mengandalkan seatbelt saja.

Mesin

Sudah menjadi biasa jika mesin yang irit tentunya tidak bisa menyemburkan tenaga yang besar. Setidaknya urusan akselerasi tidak sebaik kendaraan-kendaraan sekelasnya.

Menurut para pemilik Suzuki Aerio, respons dari mesinnya dirasakan kurang responsif terutama pada putaran bawah. Namun jika melihat daya maksimumnya 100 hp, maka power atasnya masih cukup mumpuni.

Jika Anda menginginkan reaksi yang lebih pada putaran bawah, baiknya menambahkan beberapa komponen aftermarket. Paling tidak dengan mengganti beberapa komponen mesin bisa sedikit mengobati kekecewaan.

Kabin

Sebagai mobil keluarga, urusan kenyamanan pada Suzuki Aerio tidak terlalu memuaskan. Hal ini dikarenakan insulasi kabin terasa kurang baik dan menyebabkan banyak suara dari luar kabin yang terdengar jelas.
Kabin Aerio

Artinya kabin Suzuki Aerio kurang kedap sehingga sedikit mengorbankan kenyamanan berkendara. Untuk membenahinya, lagi-lagi Anda bisa mengakalinya dengan menambahkan komponen aftermarket seperti ekstra karet pintu atau peredam kabin.

SPESIFIKASI SUZUKI AERIO 2002

DIMENSI

Panjang x Lebar x Tinggi

4.230 mm x 1.690 mm x 1.550 mm

Wheelbase

2.480 mm

MESIN

Tipe Mesin

M15A 1.5 Liter 4 Silinder Segaris 16 Katup DOHC

Kapasitas Silinder

1.490 cc

Daya Maksimum

100 HP / 5.900 Rpm

Torsi Maksimum

133 Nm / 4.100 Rpm

Sistem Transmisi

5 Tingkat Percepatan Manual / 4 Percepatan Otomatis

HANDLING

Suspensi Depan

Double Wishbone

Suspensi Belakang

Double Wishbone

BAHAN BAKAR

Tipe Bahan Bakar

Bensin

Sistem Bahan Bakar

Multi Point Injection

Estimasi Konsumsi Bahan Bakar

9 - 12 Km/Liter (dalam kota)

13 - 15 Km/Liter (luar kota)

 

Harga Pasaran Suzuki Aerio

Mobil123.com yang merupakan portal mobil bekas terbesar dan terpercaya memiliki cukup banyak Aerio bekas yang ditawarkan. Menariknya harga yang ditawarkan mulai dari Rp50 juta hingga Rp70 jutaan tergantung kondisi. [Dew/Ses]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar