Rifat Sungkar : Managemen Waktu Penting Saat Mudik

Panduan Pembeli

Rifat Sungkar : Managemen Waktu Penting Saat Mudik

JAKARTA – Sudah mempersiapkan perjalanan mudik Anda? Bila sudah, lantas kapan Anda berangkat? Sudah sesuai perhitungan?

Rifat Sungkar, pereli nasional mengatakan bahwa untuk mudik selain diperlukan persiapan yang lengkap, diperlukan pula manajemen waktu. Hal ini karena kondisi jalanan yang berbeda dari biasanya.

“Perjalanan mudik kan lebih macet, jadi bila ingin berkendara buru-buru waktu perjalanan normal di kali tiga. Bila ingin berkendara santai maka waktu perjalanan normal dikali lima,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Ia pun menambahkan bahwa tidak ada hal positif dalam berkendara yang terlalu mepet dengan hari Lebaran. Dengan membuat waktu perjalanan lebih sinkgat maka tingkat stress dalam berkendara akan semakin tinggi.

“Pemudik bilang bilang mau mudik tiga hari sebelum Lebaran, itu sebenarnya judi. Pemudik berharap sampai di tujuan tepat waktu tapi kalau tidak sampai akan kecewa berat. Pikir baik-baik saja deh dengan pengalaman macet tahun lalu seperti itu, luar biasanya. Sekarang kita harus lebih bijaksana. Kita harus buat rencana yang lebih matang. Kalau tidak melakukannya berarti tidak belajar dari pengalaman kemarin,” tambahnya.

Tak hanya itu bila tiba sesuai dengan waktu yang diharapkan, belum tentu kondisi pemudik sesuai dengan harapan. Hal ini karena tingkat stess yang lebih tinggi.

“Pemudik pasti jadi maunya buru-buru sehingga mengemudi jadi tidak bener. Ingin senang-senang ditujuan tapi ketika tiba sudah bete dan capek di jalan. Dan sepanjang jalan akan merasa cemas, dan itu tidak baik untuk keselamatan berkendara. Berpengaruh ke cara mengemudi yang berubah menjadi lebih agresif,” pungkasnya.

Pada musim mudik tahun lalu, terjadi kemacetan yang luar biasa di jalur mudik khususnya di pintu keluar Brebes. Ketika itu jalanan macet total hingga beberapa orang meninggal dunia. kondisi tersebut dikenang sebagai tragedi Brexit.

Menghindari hal tersebut terjadi lagi, Kepolisian Republik Indonesia meminta kepada Pemerintah agar cuti bersama ditambah 2 hari. Hal ini guna membuat kepadatan lalu lintas bisa lebih teratur. Pemerintah pun akhirnya memperpanjang cuti bersama namun hanya satu hari. [Adi/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123        
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual