Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Pasar Mobil 2019: Model-model Baru Jadi Penentu Pasar Mobil 2019: Model-model Baru Jadi Penentu Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 07 January 2019 17:25 JAKARTA – Proyeksi penjualan mobil di 2019 terpecah menjadi dua pendapat: stagnan atau bisa naik sedikit dibandingkan 2018. Pihak yang optimistis melihat model-model kendaraan penumpang baru, khususnya di segmen-segmen favorit, akan menjadi ‘faktor X’ di tahun penuh tantangan ini.Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), memperkirakan volume pasar otomotif di tahun bershio Babi Tanah ini berada di level yang sama dengan tahun lalu. Adapun penjualan wholesales mobil pada 2018 berjumlah 1,1 juta unit.“Angka penjualan 2018 belum tutup. Kira-kira bisa sekitar 1.130.000 – 1.150.000 unit. Masih kami hitung,” ujarnya ketika diwawancarai Mobil123.com via sambungan telepon pada akhir pekan lalu. Artikel terkait Ini Dia Van Masa Depan dari Toyota Mobil Baru 16 October 2014 Lama Vakum, KIA Langsung Gebrak dengan Luncurkan 3 Mobil Baru di GIIAS 2021 Berita Otomotif 12 November 2021 MPV dan SUV Merayu Konsumen Mobil Tujuh Penumpang Berita Otomotif 06 February 2019 Menurut Nangoi, pasar mobil 2019 masih akan menghadapi ketidakpastian yang sama dengan tahun sebelumnya yaitu fluktuasi nilai tukar mata uang di level Rp 14.000/dollar AS, kemungkinan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (SBI) sehingga memperketat kredit kendaraan bermotor, plus pertumbuhan ekonomi relatif sama dengan 2018 (sekitar 5 persen).Tahun ini, tantangan malah bertambah dengan adanya Pemilihan Umum Presiden.Nangoi memproyeksikan sektor kendaraan komersial masih menjadi motor utama pertumbuhan, meski kenaikan penjualannya tidak akan setinggi tahun lalu. Jika pada 2018 penjualan kendaraan komersial bisa tumbuh 30 – 33 persen, tahun ini kenaikan 20 – 25 persen saja sudah bagus.Adapun wholesales kendaraan komersial pada Januari – November 2018 adalah 255.570 unit. kontribusinya mencapai 24,03 persen dari total pasar yang berjumlah 1.063.464 unit.“Pasar kendaraan komersial di 2019 tetap tumbuh karena permintaan saya lihat masih kuat sampai akhir tahun kemarin. Ini juga karena industri pertambangan masih ada geliat sehingga memacu permintaan dari batu bara dan lain-lain. Proyek-proyek pembangunan juga masih berjalan baik sehingga dibutuhkan alat-alat pengangkut untuk konstruksi,” paparnya.Ia juga berharap segmen-segmen semisal multi purpose vehicle (MPV) plus sport utility vehicle (SUV) bisa mempertahankan pasar lewat model-model baru. Insentif pajak untuk mobil ramah lingkungan di regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) diekspektasikan pula terbit tahun ini sehingga sedikit banyak membantu pasar.Bisa Naik Berkat Model BaruSedikit lebih optimistis, Fransiskus Soerjopranoto, Eksekutif General Manager PT. Toyota Astra Motor (TAM) berpendapat pasar tahun ini berpeluang naik sedikit dibandingkan pada 2018. Semua karena banyaknya rencana model-model baru di segmen harga Rp 200 juta – 300 jutaan, khususnya di MPV serta SUV.“Pabrikan-pabrikan sudah tahu resepnya. Mereka akan berkembang atau bertumbuh kalau memperkenalkan produk-produk baru. Lihat, pasar 2018 naik karena ada perkenalan produk baru. Tak bisa dimungkiri, Mitsubishi Xpander, mobil-mobil dari Wuling, Dongfeng Sokon (DFSK) mampunyai kontribusi terhadap perkembangan industri otomotif tahun lalu. Seluruh pabrikan enggak mungkin mau turun. Saya yakin enggak hanya Toyota tapi Honda, Suzuki, dan termasuk merek China serta Korea akan keluarkan model-model baru,” papar dia via sambungan telepon.Soerjopranoto mengakui kredit kendaraan bermotor kemungkinan besar makin ketat tahun ini, apalagi jika SBI naik lagi untuk merespons kenaikan suku bunga Bank Federal Amerika Serikat. Namun, mobil-mobil di segmen harga Rp 200 – 300 juta menurut dia sudah tidak lagi terlalu sensitif dengan kenaikan suku bunga. Mereka diyakini akan terpicu melakukan konsumsi jika muncul model baru.Toyota antara lain berencana meluncurkan Avanza facelift tahun ini. Mereka setidaknya bakal mengaspalkan enam model baru sepanjang tahun. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait proyeksi pasar otomotif 2019 gaikindo suv penjualan mobil 2019 mpv pasar otomotif 2019 proyeksi otomotif 2019 Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Pasar Mobil 2019: Model-model Baru Jadi Penentu Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 07 January 2019 17:25 JAKARTA – Proyeksi penjualan mobil di 2019 terpecah menjadi dua pendapat: stagnan atau bisa naik sedikit dibandingkan 2018. Pihak yang optimistis melihat model-model kendaraan penumpang baru, khususnya di segmen-segmen favorit, akan menjadi ‘faktor X’ di tahun penuh tantangan ini.Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), memperkirakan volume pasar otomotif di tahun bershio Babi Tanah ini berada di level yang sama dengan tahun lalu. Adapun penjualan wholesales mobil pada 2018 berjumlah 1,1 juta unit.“Angka penjualan 2018 belum tutup. Kira-kira bisa sekitar 1.130.000 – 1.150.000 unit. Masih kami hitung,” ujarnya ketika diwawancarai Mobil123.com via sambungan telepon pada akhir pekan lalu. Artikel terkait Ini Dia Van Masa Depan dari Toyota Mobil Baru 16 October 2014 Lama Vakum, KIA Langsung Gebrak dengan Luncurkan 3 Mobil Baru di GIIAS 2021 Berita Otomotif 12 November 2021 MPV dan SUV Merayu Konsumen Mobil Tujuh Penumpang Berita Otomotif 06 February 2019 Menurut Nangoi, pasar mobil 2019 masih akan menghadapi ketidakpastian yang sama dengan tahun sebelumnya yaitu fluktuasi nilai tukar mata uang di level Rp 14.000/dollar AS, kemungkinan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (SBI) sehingga memperketat kredit kendaraan bermotor, plus pertumbuhan ekonomi relatif sama dengan 2018 (sekitar 5 persen).Tahun ini, tantangan malah bertambah dengan adanya Pemilihan Umum Presiden.Nangoi memproyeksikan sektor kendaraan komersial masih menjadi motor utama pertumbuhan, meski kenaikan penjualannya tidak akan setinggi tahun lalu. Jika pada 2018 penjualan kendaraan komersial bisa tumbuh 30 – 33 persen, tahun ini kenaikan 20 – 25 persen saja sudah bagus.Adapun wholesales kendaraan komersial pada Januari – November 2018 adalah 255.570 unit. kontribusinya mencapai 24,03 persen dari total pasar yang berjumlah 1.063.464 unit.“Pasar kendaraan komersial di 2019 tetap tumbuh karena permintaan saya lihat masih kuat sampai akhir tahun kemarin. Ini juga karena industri pertambangan masih ada geliat sehingga memacu permintaan dari batu bara dan lain-lain. Proyek-proyek pembangunan juga masih berjalan baik sehingga dibutuhkan alat-alat pengangkut untuk konstruksi,” paparnya.Ia juga berharap segmen-segmen semisal multi purpose vehicle (MPV) plus sport utility vehicle (SUV) bisa mempertahankan pasar lewat model-model baru. Insentif pajak untuk mobil ramah lingkungan di regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) diekspektasikan pula terbit tahun ini sehingga sedikit banyak membantu pasar.Bisa Naik Berkat Model BaruSedikit lebih optimistis, Fransiskus Soerjopranoto, Eksekutif General Manager PT. Toyota Astra Motor (TAM) berpendapat pasar tahun ini berpeluang naik sedikit dibandingkan pada 2018. Semua karena banyaknya rencana model-model baru di segmen harga Rp 200 juta – 300 jutaan, khususnya di MPV serta SUV.“Pabrikan-pabrikan sudah tahu resepnya. Mereka akan berkembang atau bertumbuh kalau memperkenalkan produk-produk baru. Lihat, pasar 2018 naik karena ada perkenalan produk baru. Tak bisa dimungkiri, Mitsubishi Xpander, mobil-mobil dari Wuling, Dongfeng Sokon (DFSK) mampunyai kontribusi terhadap perkembangan industri otomotif tahun lalu. Seluruh pabrikan enggak mungkin mau turun. Saya yakin enggak hanya Toyota tapi Honda, Suzuki, dan termasuk merek China serta Korea akan keluarkan model-model baru,” papar dia via sambungan telepon.Soerjopranoto mengakui kredit kendaraan bermotor kemungkinan besar makin ketat tahun ini, apalagi jika SBI naik lagi untuk merespons kenaikan suku bunga Bank Federal Amerika Serikat. Namun, mobil-mobil di segmen harga Rp 200 – 300 juta menurut dia sudah tidak lagi terlalu sensitif dengan kenaikan suku bunga. Mereka diyakini akan terpicu melakukan konsumsi jika muncul model baru.Toyota antara lain berencana meluncurkan Avanza facelift tahun ini. Mereka setidaknya bakal mengaspalkan enam model baru sepanjang tahun. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait proyeksi pasar otomotif 2019 gaikindo suv penjualan mobil 2019 mpv pasar otomotif 2019 proyeksi otomotif 2019
Lama Vakum, KIA Langsung Gebrak dengan Luncurkan 3 Mobil Baru di GIIAS 2021 Berita Otomotif 12 November 2021
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...