Produksi DFSK di Indonesia Masih Selamat dari Virus Corona

Berita Otomotif

Produksi DFSK di Indonesia Masih Selamat dari Virus Corona

JAKARTA – Dongfeng Sokon (DFSK) memang merek China dan masih mendapatkan suplai komponen dari negara tersebut untuk produksi di Indonesia. Namun, ternyata rantai suplai produksi di Tanah Air diklaim tak terdampak sama sekali oleh wabah virus Corona berkat lokasi pabrik yang jauh dari Wuhan, China.

Sekadar mengingatkan, virus Corona muncul di Wuhan pada akhir 2019. Wabah menyebar ke lebih dari 100 negara, termasuk Indonesia. Berdasarkan Situation Report terakhir yang dirilis World Health Organization per Selasa (10/3/2020) sudah ada 113.702 orang terinfeksi (4.125 kasus baru), dengan 4.0125 korban jiwa (203 kasus baru).

Ekonomi global, termasuk sektor industri otomotif, dilaporkan terkena dampaknya. Pabrik-pabrik perakitan mobil milik berbagai merek di China tutup khususnya yang berada di Wuhan, juga pabrik-pabrik di Jepang serta Korea Selatan.

Arviane Dahniarny, Public Relations and Digital Manager PT. Sokonindo Automobile (SA), mengakui aktivitas produksi lokal DFSK di pabrik Serang, Banten dengan kapasitas terpasang 50 ribu unit setahun masih mendapat suplai dari pabrik mereka di ‘Negeri Tirai Bambu’. Untungnya, lokasi pabrik tersebut berjarak amat jauh dari Wuhan yang menjadi pusat persebaran virus sehingga masih bisa beroperasi secara normal, termasuk untuk menyuplai material yang diperlukan bagi produksi di Nusantara.

“Ada beberapa suplai komponen dari pabrik kami di China. Tapi pabrik kami itu Chongqing, bukan di Wuhan. Dua tempat itu berbeda dan jaraknya jauh sekali. Kurang-lebih 900 meter jarak antara keduanya,” ucap dia menjawab pertanyaan Mobil123.com pada Rabu (11/3/2020) di DFSK Pondok Indah, Jakarta.

Karena itulah, Ane mengatakan aktivitas perakitan di Serang masih berjalan lancar. Tidak ada kendala sama sekali yang disebabkan oleh isu virus Corona.

“Semua masih sesuai jadwal,” tandas dia.

Diberitakan Mobil123.com sebelumnya, pengurus Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebagai asosiasi resmi pabrikan-pabrikan roda empat global yang bermain di negara ini mengakui China berada dalam rantai suplai aktivitas produksi di Indonesia. Mereka mendistribusikan bahan baku maupun komponen secara langsung maupun tak langsung.

Agus Gumiwang Kartasasmita selaku Menteri Perindustrian menambahkan cadangan bahan baku produksi mobil nasional masih aman untuk tiga sampai empat bulan ke depan. Ia yakin, dalam jangka waktu itu, rantai suplai bisa benar-benar pulih kembali. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar