Presiden Dianggap Punya Peran Penting terhadap Industri Mobil

Berita Otomotif

Presiden Dianggap Punya Peran Penting terhadap Industri Mobil

SURABAYA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebagai presiden yang peduli perkembangan industri kendaraan bermotor.

Dibangunnya infrastruktur jalan raya dan jalan tol belakangan ini dinilai positif oleh Gaikindo karena dapat meratakan penyebaran penjualan kendaraan di Indonesia. Peningkatkan penjualan kendaraan di luar pulau Jawa terbilang cukup signifikan.

“Kalau kita lihat, delapan tahun yang lalu penjualan otomotif itu 82 persen di pulau Jawa, 18 persen sisanya di luar pulau Jawa. Tapi belakangan ini sudah mulai berubah, 60 persen di Jawa dan 40 persen di luar pulau Jawa. Jadi industri otomotif sudah mulai menyebar ke seluruh Indonesia,” tutur Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo.

Kondisi tersebut dinilai harus dimanfaatkan oleh pelaku industri komponen kendaraan karena kini pabrik tidak perlu berada dekat Jakarta untuk menjadi supplier. Produksi komponen kini bisa dikirimkan dengan lebih mudah meski jarak pabrik dengan lokasi perakitan berjarak jauh.

“Kami melihat (pembangunan infrastruktur) sangat positif. Terus terang, tanah di Jakarta sudah begitu mahal, ongkos produksi pun sangat mahal. Tapi kalau Saya punya pabrik komponen di Jawa Tengah, akan susah bila infrastrukturnya belum terbentuk. Dengan dibangunnya infrastruktur sekarang ini, maka memungkinkan perkembangan industri komponen menjadi berkembang dengan baik dan bisa maju bersama-sama,” tuturnya.

Meski mengaku bahwa penjualan kendaraan terbilang sudah mulai menyebar ke seluruh Indonesia, pada faktanya hasil penjualan kendaraan di awal tahun 2019 justru menurun. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan kendaraan di bulan Januari dan Februari hanya mencapai 163.675 unit atau turun sebesar 13,96 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu berjumlah 190.234 unit.

Tak hanya wholesales, penjualan retail (dari dealer ke konsumen) juga terjerembab di dua bulan awal. Pasalnya, transaksi jual-beli cuma menyentuh 168.519 unit. Dengan pencapaian 184.972 unit pada Januari - Februari tahun lalu, penurunannya secara year on year mencapai 8,89 persen. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar