Pilihan Mobil Sport Bekas Murah, Harga Setara Xpander Hingga Innova

Mobil Bekas

Pilihan Mobil Sport Bekas Murah, Harga Setara Xpander Hingga Innova

Mobil sport bekas bisa didapat dengan harga relatif murah. Ada yang banderolnya setara dengan Mitsubishi Xpander hingga Toyota Kijang Innova baru.

Memiliki mobil sport pastinya menghadirkan gengsi tersendiri. Sayang, untuk unit barunya, hanya para ‘sultan’ yang sanggup membeli.

Soalnya, model-model mobil sport Jepang saja sudah tergolong mahal. Apalagi jika bicara merek Eropa.

Sebagai ilustrasi, harga on the road (OTR) Toyota 86 baru menurut situs resmi jenama itu per September 2021 ialah Rp830 juta. Ada lagi Toyota GR Supra seharga Rp2,21 miliar.

Toyota GR Supra

Beda halnya jika bicara mobil sport bekas. Anda bisa menemukan unit-unit yang harganya setara dengan kendaraan di segmen low multi purpose vehicle (LMPV) atau medium MPV di Indonesia.

Sebagai informasi, LMPV adalah segmennya model-model MPV dengan kisaran harga Rp200 jutaan. Sementara, medium MPV diisi model-model seharga Rp300 jutaan hingga mendekati Rp500 juta.

Tiga Mobil Sport Bekas Murah di Mobil123.com

Mobil123.com tak hanya memampang iklan dari mobil-mobil produksi massal saja. Ada pula mobil-mobil eksotis yang dapat Anda lihat serta beli.

Berikut tiga mobil sport bekas murah pilihan redaksi Mobil123.com. Rentang harganya mulai dari Rp200 jutaan sampai Rp400 jutaan dan seluruhnya kebetulan bermerek Toyota:

  • Toyota Celica Bekas 2000 (Rp285 Juta)

Toyota Celica Bekas 2000, Mobil Sport Bekas Murah

Celica merupakan mobil sport Toyota yang tidak diproduksi lagi. Masa edarnya di pasar otomotif global antara 1971 sampai 2006.

Di Mobil123.com terdapat sebuah iklan Celica bekas 2000 (ZZT231) bertransmisi otomatis yang dijual oleh Titanium Motor, Bandung, Jawa Barat. Banderol yang dipasang hanya Rp285 juta.

Tidak dijelaskan mengenai paket kredit yang disediakan untuk mobil sport seken berjarak tempuh 70 ribu km itu.

Surat-surat kendaraan lengkap, mesin serta transmisi dalam kondisi prima plus siap pakai, dan eksterior maupun interior mulus terawat.

Harga dari Titanium Motor untuk Celica bekas 2000 berwarna bodi perak tersebut masih ‘sepantaran’ dengan Xpander dan Xpander Cross anyar.

Menilik situs resmi Mitsubishi, rentang harga OTR Jakarta Xpander pada masa diskon PPnBM 100 persen dimulai dari Rp237,9 juta sampai dengan Rp283,8 juta.

Sementara, harga OTR Jakarta Xpander Cross pada periode insentif PPnBM 100 persen mulai dari Rp276,5 juta hingga Rp312,65 juta.

  • Toyota 86 Bekas 2012 (Rp399 Juta)

Toyota 86 Bekas 2012, Mobil Sport Bekas Murah

Toyota 86 merupakan mobil sport termurah dari merek tersebut. Model ini pertama kali hadir pada 2012 dan masih terus diperbarui serta disegarkan hingga sekarang.

Di Mobil123.com, ada satu iklan Toyota 86 bekas 2012 bertransmisi AT dengan harga Rp399 juta yang dipasang oleh diler di Mangga Dua, Jakarta.

Paket kredit untuk unit tersebut memiliki opsi tenor empat tahun atau lima tahun, namun tidak disebutkan mengenai Total Down Payment (TDP/total uang muka) serta angsuran bulanannya.

Unit tipe TRD berwarna putih ini baru dibawa jalan 60 ribu km saja dan punya rekam jejak servis yang bisa dilihat.

Sang pembeli kelak disebut bisa langsung mengemudikan Toyota 86 bekas dengan pelat ganjil serta status pajak hidup hingga Oktober 2021 tersebut.

Harga Rp399 juta yang dipasang diler untuk Toyota 86 bekas keluaran 2012 ini setara dengan Kijang Innova. Sebagai gambaran, harga OTR Jakarta Kijang Innova pada masa diskon PPnBM 50 persen menurut situs resmi dimulai dari Rp321,1 juta hingga Rp469,5 juta.

  • Toyota 86 Bekas 2012 (Rp450 Juta)

Toyota 86 Bekas 2012, Mobil Sport Bekas Murah

Pilihan terakhir dalam artikel kali ini ialah Toyota 86 bekas 2012 bertransmisi otomatis, berwarna bodi hijau, seharga Rp450 juta yang diiklankan diler Sidolin Motor, Kemayoran, Jakarta. Nilai jual tersebut masih setara dengan Kijang Innova.

Penjual meminta TDP Rp128 juta, dengan tenor kredit lima tahun. Cicilannya Rp8,76 juta x 59 bulan (sudah termasuk asuransi kombinasi).

Unit baru dipakai sejauh 13 ribu km. Ada aeropackage plus berbagai komponen aftermarket hasil modifikasi dari pemilik terdahulu.

Meski demikian, pelek serta knalpot orisinal pabrikan masih tersedia.

Membedakan Mobil Sport dengan Supercar dan Hypercar

Mobil sport adalah jenis mobil yang memiliki performa lebih tinggi daripada mobil-mobil kebanyakan. Selain mobil sport, dalam kategori kendaraan performa tinggi juga terdapat supercar dan hypercar.

Lantas, apa yang membedakan ketiganya?

Dikutip dari situs Drivetribe serta The Drive, mobil sport adalah ‘kasta’ terendah dalam kategori roda empat beperforma tinggi. Di bagian pertengahan ada supercar dan di atasnya terdapat hypercar sebagai 'kasta' teratas.

Salah satu tolok ukur yang membedakan ketiganya adalah kecepatan. Tapi, kecepatan bisa menjadi faktor yang amat relatif karena tergantung dengan banyak faktor lain seperti lokasi trek atau sirkuit yang menjadi tempat pengetesan maupun keandalan pengemudinya.

Oleh karena itu, patokan yang lebih ajek adalah gelontoran tenaga.

Mobil Sport

Mobil sport memiliki daya kuda sampai dengan 500 hp. Sebagai entry-level dari kendaraan penumpang beperforma tinggi, sistem penggerak mobil sport paling variatif.

Anda bisa menemukan mobil sport dengan sistem penggerak empat roda (all wheel drive/AWD), sistem penggerak roda belakang (rear wheel drive/RWD), maupun—dalam beberapa kasus—sistem penggerak roda depan (front wheel drive/FWD).

Mobil sport juga bisa berkonfigurasi dua pintu (two doors) atau empat pintu (four doors).

Untuk dikendarai dalam aktivitas harian, mobil sport relatif lebih enak dibandingkan supercar serta hypercar, meskipun jika dikomparasi dengan mobil kebanyakan pastinya tetap kurang fungsional dan nyaman.

Toyota GR 86

Beberapa contoh mobil sport ialah Mazda Miata, Toyota 86 dan Supra—sekarang menjadi GR 86 dan GR Supra, Audi TT RS, Porsche 911.

Supercar

Supercar, sebagai ‘kasta’ menengah, mempunyai dapur pacu dengan produksi tenaga di atas 500 hp tapi tak sampai 800 hp. Fokus kepada urusan performa menjadi lebih besar lagi dibanding aspek fungsionalitas.

Dengan sisi aerodinamika yang lebih dimaksimalkan, desain eksterior supercar juga makin ‘eksotis’ dan makin mengundang perhatian.

Kendati begitu, pabrikan-pabrikan dengan spesialisasi di ranah ini sekarang mulai membuat supercar yang lebih nyaman kalau pun dipakai harian seperti McLaren 720S.

Tata letak mesin dari mayoritas supercar berada di tengah (mid-engine). Kendati demikian, ada pula yang mesinnya berada di depan (front-engine).

Supercar bisa bersenjatakan sistem penggerak roda RWD atau AWD, tapi pastinya bukan FWD.

Lamborghini Huracan Performante

Model-model supercar yang dapat menjadi contoh ialah Lamborghini Aventador, Lamborghini Huracan Performante, Aston Martin Vanquish, Ferrari SF90 Stradale, Ford GT.

Hypercar

Hypercar, di sisi lain, memiliki mesin yang luar biasa ‘ganas’ dengan gelontoran daya di atas 800 hp, bahkan lebih dari 1.000 hp. Pasalnya, model-model yang masuk dalam kategori ini dibuat untuk melampaui batas performa tertinggi dari sebuah mobil.

Saking ‘liarnya’ karakter mobil ini, Anda kemungkinan tidak akan bisa menikmatinya jika dibawa bepergian ke jalanan umum terlebih lagi pada hari kerja yang superpadat. Hypercar dibuat untuk bisa memacu adrenalin Anda secara maksimal di sirkuit.

Tenaga yang superkuat dari hypercar menuntut pula keahlian mengemudi lebih dari orang yang memegang kendali setir.

 Harga setiap modelnya juga sangat di luar akal sehat dan kalau Anda bisa membelinya, Anda mungkin termasuk 1 persen masyarakat dengan tingkat perekonomian terkuat di muka bumi.

Bugatti Chiron

Model-model hypercar antara lain ialah Bugatti Veyron, Bugatti Chiron, Ferrari LaFerrari, Pagani Huayra, Koenigsegg Agera. [Xan/Ses]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar