Perbedaan Toyota Kijang Innova Bensin dan Diesel, Bukan Cuma Soal Mesin

Panduan Pembeli

Perbedaan Toyota Kijang Innova Bensin dan Diesel, Bukan Cuma Soal Mesin

Toyota Kijang Innova Bensin dan Diesel memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Konsumen dapat menentukan pilihan sesuai kebutuhan maupun selera.

Sejak 1997 yang menjadi era Kijang Kapsul masih berjaya, Toyota sudah mulai memasarkan dua pilihan varian mesin yakni bensin dan diesel. MPV yang khusus dikembangkan untuk pasar Tanah Air ini selalu mendapat tempat khusus di hati keluarga Indonesia.

Berlangganan Kijang Innova Terbaru

Kijang bermesin diesel sendiri ditugaskan secara khusus untuk memberikan perlawanan pada Isuzu Panther. Pada saat itu, Panther menjadi rajanya diesel di kelas MPV karena mesinnya yang andal dan efisien.

Perlahan namun pasti, KIjang Diesel mulai bisa diterima pasar dan image Panther sebagai rajanya diesel, mulai tergerus. Namun saat itu, MPV bermesin diesel masih identik dengan suara yang berisik dan asap tebal serta getaran hebat.

Seiring dengan berjalannya waktu, Toyota mengembangkan mesin diesel buatannya dengan berbagai teknologi. Keluhan tersebut di atas coba ditanggulangi dengan menyematkan teknologi commonrail serta turbocharger pada Kijan Innova.

Toyota membenamkan mesin dengan kode 2KD-FTV 2.5-L yang memiliki getaran lebih halus dan suara lebih senyap dari sebelumnya. Performa mesin yang bisa diandalkan inilah yang membuat Innova mampu meruntuhkan dominasi Panther.

Jantung mekanis Innova diesel mampu menghasilkan perform lebih baik daripada versi bensinnya yakni 1TR-FE 2.0-L. Setidaknya performa mesin diesel lebih efisien, namun tetap bertenaga khususnya di medan jalan yang membutuhkan torsi besar.

Setelah sukses dengan mesin 2KD-FTV, Toyota terus mengembangkan mesin dieselnya untuk Innova. Lalu lahirlah 2GD-FTV yang menjadi senjata untuk Innova Reborn mulai 2016.

Pada era ini, Innova diesel telah menggunakan mesin berteknologi Variable Nozzle Turbocharger (VNT) dan Intercooler. Faktanya pada mesin terbarunya, Toyota memangkas kapasitas mesin Innova diesel, namun tenaga dan torsinya justru meningkat.

Mesin Bensin Toyota Kijang Innova

Berbanding terbalik dengan perkembangan mesin diesel Toyota Kijang Innova, varian mesin bensin kendaraan ini kurang mendapat sentuhan. Jantung mekanis dengan kode 1TR-FE 4-silinder 2.0-L dianggap banyak orang biasa saja, bahkan setelah dibenamkan teknologi Dual VVT-i.

Dari segi efisiensi, Innova bensin sudah keok dibandingkan versi dieselnya. Tidak berbeda dengan harga yang ditawarkan, versi diesel sedikit lebih mahal.

Namun untuk varian bensin, penumpang bisa mendapatkan kenyamanan lebih karena diberikan model trim Luxury. Varian ini kursi baris keduanya memiliki jenis captain seat yang bisa memberikan kenyamanan lebih.
Perbedaan Toyota Innova Bensin dan Diesel

Oleh karena itu, Kijang Innova bensin banyak menjadi armada andalan para pejabat. Tidak heran mobil ini banyak berkeliaran di area perkantoran sebagai kendaraan dinas.

Keunggulan Mesin Diesel

Menurut pantauan Mobil123.com di laman pencarian mobil bekas, Innova diesel merupakan salah satu primadona konsumen. Meskipun ditawarkan dengan banderol yang lebih tinggi, namun tetap saja unitnya menjadi barang buruan konsumen.

Bahkan Innova diesel menjadi salah satu spesies langka, di dealer mobil bekas karena jarang ada pemiliknya yang hendak melepas unitnya tersebut.

Kendaraan peminum bahan bakar solar ini merupakan kendaraan yang andal di berbagai medan. Karena mesinnya sangat bisa diandalkan menempuh perjalanan jauh sekalipun.

Karakter mesin commonrail yang dirancang superior, membuat mesin diesel Innova super siap jika diberikan minum solar jelek sekalipun. Seperti dikatakan di atas, penggunaan bahan bakar kualitas buruk hanya akan membuat beberapa komponen lebih cepat aus.

Innova diesel dibekali dengan transmisi otomatis enam-percapatan dengan Sport Sequential Switchmatic. Hal inilah yang membuat performa kendaraan ini terasa lebih besar dan instan.

Konsumsi Bahan Bakar Innova Diesel vs Bensin

Mobil Baru Toyota

Seperti disebutkan di awal, varian diesel lebih sering mendapat pengembangan dari Toyota karena tingginya minat masyarakat. Varian bensin sendiri pengembangannya lebih mengarah pada kenyamanan di dalam kabin.

Berdasarkan berbagai sumber, konsumsi bahan bakar Innova bensin berada di kisaran 1 liter untuk 5 – 6 kilometer, tergantung penggunaan. Sementara untuk varian dieselnya, 1 liter solar dapat menempuh 9 – 10 kilometer pada penggunaan harian di dalam kota.

Memang untuk urusan performa, Innova diesel terbukti lebih bertenaga dan efisien. Namun dalam hal penggunaan bahan bakar, harga yang harus dibayarkan lebih mahal. Untuk mendapatkan solar terbaik di Indonesia berkisar Rp 9.840 untuk merek Shell, Rp 10.200 bagi Pertamina Dex di wilayah Jabodetabek.

Kijang Innova diesel bisa juga meminum solar murah Pertamina seperti Bio Diesel yang dipasarkan senilai Rp 6.500. Namun risiko yang ditanggung dengan menggunakan bahan bakar ini, pemilik kendaraan harus lebih sering mengganti filter bahan bakar.

Selain itu, menggunakan bahan bakar dengan harga lebih murah juga membuat suara yang dihasilkan mesin lebih berisik.

Mesin bensin Kijang Innova justru lebih bisa dibilang aman dalam hal perawatan. Untuk penggunaan jangka panjang, jantung mekanis kendaraan ini terbukti lebih awet dan tangguh menembus segala medan jalan.

Melansir data wholesales Gaikindo medio 2019, penjualan Innova di sepanjang tahun dari Januari-September telah mencapai 39.159 unit. Dari total tersebut tipe mesin diesel memang lebih banyak terdistribusi sebanyak 22.754 unit. Sedangkan Innova bermesin bensin hanya sebanyak 16.405 unit, artinya ada selisih sebanyak 6.349 unit dengan model diesel.

Lalu secara keseluruhan, penjualan Kijang Innova pada periode Januari hingga Agustus 2020, Kijang Innova berhasil menguasai 94% pangsa pasar Whole Sales Medium MPV dengan angka penjualan 17.619 unit. Terdapat pengurangan angka penjualan karena terdampak pandemi.

Harga Innova Bensin dan Diesel Bekas

Berdasarkan pantauan di laman pencarian Mobil123.com, setidaknya terdapat lebih dari 23 ribu Kijang Innova bekas yang ditawarkan. Untuk varian bensin sebanyak 16.831 unit, sementara varian dieselnya mencapai 6.350 unit.

Calon konsumen bisa memilih dengan leluasa Kijang Innova yang menjadi incarannya, baik versi bensin maupun diesel. Jika memilih varian diesel, harga termurahnya berada di kisaran Rp 285 juta untuk kendaraan buatan 2020.
perbedaan Toyota Kijang Innova

Lalu bagi konsumen yang mengincar Kijang Innova bensin dengan harga termurah, bisa didapatkan dengan harga Rp 289 jutaan. Uang tersebut sudah bisa meminang Innova bensin varian G buatan tahun 2019.

Harga Toyota Innova Diesel dan Bensin Terbaru Maret 2021

Toyota Kijang Innova menjadi salah unit yang akan mendapat keringanan pajak PPnBM. Sehingga calon konsumen yang hendak meminang MPV Medium satu ini, akan terasa lebih ringan karena banderolnya lebih murah.

Pemerintah menyatakan bahwa aturan mengenai PPnBM untuk Toyota Kijang Innova sendiri, baru akan berlaku pada April 2021. Harga Toyota Kijang Innova terbaru Maret 2021 mulai dari Rp 342.400.000 untuk varian bensin 2.0 G MT.

Sementara harga termahalnya pada varian bensin mencapai Rp 416.800.000 untuk tipe V AT Luxury. Konsumen yang menginginkan varian diesel, dapat memiliki unit ini dengan harga termurah Rp 373.500.000 tipe G MT. Varian termahalnya yakni tipe V AT dibanderol RP 445.700.000. [Dew/Had]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar